Punya Segudang Prestasi, AHD Siap Berebut Kursi DPD RI

    PALANGKA RAYA – Langkah Abdul Hafid SPd (AHD) menuju Senayan kian terbuka. Namanya pun muncul di urutan pertama daftar calon tetap (DCT) calon perseorangan peserta Pemilu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Kalimantan Tengah pada Pemilu 2019 yang ditetapkan KPU.

    Berbekal segudang pengalaman memimpin organisasi semenjak di bangku kuliah, pria berusia 40 tahun itu kini berobsesi menyempurnakan kariernya di dunia politik. Dia punya visi membangun Indonesia dari Kalimantan Tengah yang Mandiri, Merata, Berkeadilan, Sejahtera dan Integratif (Mambesei).

    Ketua Karang Taruna Provinsi Kalteng periode 2017-2022 ini memang layak diperhitungkan. Meski bersaing dengan tokoh tokoh Kalteng lainnya, Hafid juga punya amunisi untuk memenangkan pertarungan politik. Wawasan dan jaringannya tak bisa dipandang sebelah mata.

    “Sudah saatnya wartawan hadir. Saya berharap bisa mewakili,” ungkap mantan Ketua PWI Kabupaten Kotim yang pernah bekerja di beberapa media massa terbitan Kalteng dan Kalsel. Semangat aktivis, jiwa bisnis dan jurnalis masih erat melekat pada diri mantan Ketua Umum HIPMI Kotim itu.

    Calon DPD RI yang juga mantan Dewan Pengawas RSUD dr Murjani Sampit ini juga akan mendorong perwujudan sistem kesehatan masyarakat dan lingkungan yang lebih baik, terjangkau dan cepat di Kalteng untuk Indonesia lebih sehat.

    “Misi lainnya, mewujudkan pemberdayaan pembangunan perdesaan yang terintegrasi di Kalteng untuk Indonesia yang lebih baik. Mendorong percepatan pemerataan infrastruktur publik di Kalteng untuk Indonesia yang Berkemajuan,” paparnya, Jumat (28/9).

    Selain itu, mendorong keadilan berinvestasi di Kalteng untuk Indonesia yang berkemandirian. Mewujudkan pemerataan kesempatan bekerja dan berusaha bagi masyarakat Kalteng untuk Indonesia yang sejahtera. Mewujudkan keadilan bagi hasil sumberdaya alam Kalteng untuk Indonesia yang merata.

    Wakil Ketua KAHMI Kabupaten Kotim 2017-2022 itu juga akan mendorong kehidupan kesejahteraan sosial masyarakat menjadi lebih baik. Mendorong perwujudan sistem perencanaan dan penganggaran perimbangan keuangan antara pemerintah pusat untuk Kalteng.

    Mewujudkan integrasi pembangunan antarwilayah di Kalteng untuk Indonesia yang berkeadilan. Dan, membina sumberdaya manusia Kalteng melalui program-program pemberdayaan masyarakat. (*)

    (Visited 1 times, 1 visits today)