Uji Tingkat Kematangan Mental Pemain, Persekat Katingan Vs Persesam

    KASONGAN – Tim Persekat Katingan menjalani uji tanding bersama kesebelasan Persesam di Stadion 29 Nopember Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (30/9) sore kemaren.

    Kedua kesebelasan ini merupakan tim yang nantinya bakal berkompetisi di Porprov ke-XI di Muara Teweh Barito Utara. Meskipun kalah tipis 1-0, namun pelatih merasa cukup puas dengan gaya dan pola permaian tim.

    Pelatih kepala Persekat Agus Rahman mengatakan, laga uji tanding merupakan salah satu agenda yang telah dijadwalkan untuk melihat perkembangan dan hasil pemusatan latihan selama ini. Meskipun mengalami kekalahan, namun dirinya merasa cukup puas dengan permainan anak asuhnya.

    “Pertandingan di kandang lawan seperti ini manfaatnya sangat banyak sekali, kita bisa mengukur kekuatan tim sendiri dan tim lain, serta menambah jam terbang pemain,” terangnya Agus Rahman, kepada beritasampit.co.id, Selasa (210/2/2018).

    Menurutnya, poin utama yang menjadi penilaian tim pelatih terhadap pemain adalah tingkat kematangan mental para pemain terutama saat menghadapi tekanan, baik dari lawan maupun suporter.

    “Selama ini mereka memang sering uji tanding, namun dengan lawan yang kualitasnya di bawah mereka. Setelah Persesam, mungkin ada tiga agenda uji tanding lagi dengan tim atau klub sepak bola di Kalteng lainnya. Pasti ada banyak koreksi dan semua itu akan dievaluasi,” ujarnya.

    Lanjutnya, secara materi pemain, sebenarnya kualitas fisik dan keterampilan olah bola timnya tidak kalah baik. Hanya saja sejumlah pemain masih demam lapangan sehingga berpengaruh terhadap performa tim.

    “Saat latihan mereka bermain sangat bagus, karena kalah mental main di kandang lawan akhirnya terbawa dengan gaya permaian lawan. Salah satu cara merubah mental pemain, yakni dengan memperbanyak jam terbang uji tanding,” imbuhnya.

    Sementara, Ketua Askab PSSI Katingan Rahmad Bachtiar mengatakan, dua pekan sebelum bergulirnya kompetisi pihaknya telah mengagendakan empat uji tanding, diantaranya melawan Persesam dan Silva FC.

    “Sampai saat ini kita masih mencarikan dua tim lainnya, semoga saja masih sempat mengingat kick off kompetisi sepak bola akan dimulai tanggal 19 Oktober mendatang,” katanya.

    Pasalnya, dirinya tidak berani sesumbar dengan menargetkan juara pada pesta olahraga empat tahunan di Provinsi Kalteng tersebut. Namun dirinya optimistis, tim Persekat Katingan di bawah usia 21 tahun tersebut bakal menunjukan permainan terbaiknya.

    “Kami akan membawa sebanyak 28 atlet, yaitu 23 pemain dan lima orang sisanya berstatus pemain magang. Semuanya adalah putra daerah asli Kabupaten Katingan,” ujarnya.

    (ar/beritasampit.co.id)

    EDITOR : MAULANA KAWIT

    (Visited 1 times, 1 visits today)