Editor: A Uga Gara
SAMPIT – Biasanya tanaman buah naga kulitnya berwarna merah. Berbeda yang tumbuh subur di Desa Kandan Kecamatan Kotabesi. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati didampingi Sekda Kotim menyempatkan diri mencicipi buah tersebut.
“Istimewanya pada kulit buah, biasanya kulit buah naga itu berwarna merah. Nah, Petani di UPT Desa Kandan menanam buah naga kulitnya berwarna hijau. Untuk dalamnya sama yakni warna merah,” kata Camat Kotabesi Ninuk Muji Rahayu kepada wartawan beritasampit.co.id di Sampit, Senin (4/3/2019).
Jumlah tanaman buah naga hijau, lanjut Ninuk, sekitar 50 hektare. Setiap petani memiliki luasan masing-masing 1,5 hektare. Namun masih ada kendala ketika akan menuju lokasi perkebunan buah tersebut. “Kendalanya jembatan Kandan II karena kondisinya rusak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kandan Agus Prawito mengungkapkan bahwa buah naga hijau pemasarannya tidak hanya di Kota Sampit dan sekitarnya. Bahkan, sudah ekspor yakni Negara Vietnam (entikong).
“Bupati Kotim Supian Hadi menginginkan agar Desa Kandan ke depannya menjadi salah satu destinasi wisata agro yakni wisata buah naga hijau,” ucap Agus.
(fin/beritasampit.co.id)












