Petani Menjerit, Harga Gabah di Katingan Hanya Rp3.500/Kg

IST/BERITA SAMPIT - Tanaman Padi masyarakat di Kabupaten Katingan

KASONGAN – Petani di Kabupaten Katingan mengeluhkan Harga gabah kering yang sangat murah menjadi Rp3.500/kilogram, kondisi ini sudah terjadi tiga kali musim panen.

Muhamid petani asal Desa Jaya Makmur, Kecamatan Katingan Kuala, mengatakan kejadian ini semenjak pihak Perum Bulog di Kecamatan Mendawai dan Kecamatan Katingan Kuala tidak membeli gabah lagi.

Menurutnya, pihak Bulog dulu membeli dengan harga standar, sehinga para tengkulak juga membeli dengan harga yang sama. Bahkan saat itu harga gabah kering Rp.4.300 -Rp. 5.000 Perkg.

“Sudah Dua (2) tahun ini Bulog ditempat kami sudah berhenti di desa Kami, awal panen lalu harga sempat naik. Tapi setelah banyak petani yang panen harganya semakin turun hingga Rp. 3.500/Kilogram,” ucapnya dengan beritasampit.co.id. Kamis, 31 Maret 2022.

BACA JUGA:   Begini Kronologis Kecelakaan Lalu Lintas di Km 22 Kasongan-Sampit Antara Motor Vs Truk

Ia menceritakan selama ini di desanya setiap tahun para petani bisa panen 2 kali. Dimulai dari bulan Februari-Maret panen pertama, kemudian dilanjutkan panen kedua biasanya bulan Juni hingga pertengahan Agustus.

Merosotnya harga gabah tidak berbanding lurus dengan biaya produksi para petani yang semakin melonjak, ia mencotohkan kelangkaan pupuk subsidi.

“Kami biasanya beli pupuk orea paketan,1 paket itu ada 4 sak harganya Rp. 680.00,” tuturnya.

Hal serupa juga diungkapkan Karyanto warga Desa Jaya Makmur RT 10 RW 03 yang juga mengeluhkan harga gabah dan sulitnya mencari minyak solar.

BACA JUGA:   Penyertaan Modal Bank Kalteng dari Pemerintah Tahun 2023, Lunas

“Minyak solar sulit dicari dan harganya sangat mahal sekarang tembus Rp.17.000 perliter. Bahan ini digunakan hend traktor membuka lahan. Sekarang ini padahal musim petani mulai menggarap lahan,” tuturnya

Dirinya berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa mencarikan solusi terkait keluhan para petani. Seperti diketahui Kecamatan Katingan Kuala merupakan daerah penghasil padi terbesar di Kabupaten Katingan.

(Kawit/Beritasampit.co.id)

 

(Visited 15 times, 1 visits today)