Beranda Pojok Humaniora Antisipasi Ketinggalan Kapal, Penumpang Arus Balik Pilih Datang ke Pelabuhan Lebih Awal

Antisipasi Ketinggalan Kapal, Penumpang Arus Balik Pilih Datang ke Pelabuhan Lebih Awal

ISTRAHAT :IM/BERITASAMPIT - Calon penumpang yang akan berangkat ke beberapa daerah tujuan sedang beristirahat di drop zone area Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

SURABAYA – Arus balik mudik tahun 2022 menimbulkan lonjakan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
Hilir mudik para penumpang dengan berbagai macam tujuan mengisi bagian dalam hingga areal luar dari drop zone area yang ada di pelabuhan tersebut.
Junaidi, salah satu penumpang dengan tujuan Banjarmasin mengungkapkan, ia bersama dengan keluarganya sengaja datang lebih awal ke pelabuhan Tanjung Perak karena takut ketinggalan kapal yang akan tumpanginya.
“Tempat saya mudik cukup jauh dari pelabuhan ini walau masih Jawa Timur juga. Saya datang dari arah Jember. Bersama keluarga akan menumpangi KM Dharma Kartika IX besok sore,” ucapnya, Kamis 12 Mei 2022 malam.
Ia menyampaikan kendati situasi antri dan tidur hanya dengan alas tikar karung semen, tetapi ia dan keluarganya justru menikmati hal itu. Karena mereka sedari awal sudah menyadari akan ada antrian dan tidur dengan keadaan yang kurang nyaman di Pelabuhan Perak.
“Kita nikmati saja lah mas, namanya juga mudik ya begini, asyik-asyik saja,” katanya.
Sesekali terlihat Junaidi bercengkerama dengan sesama pemudik lain untuk berbagi cerita seputar perjalanan mudik dan saling bertanya tentang tujuan perjalanan mereka.

HILIR MUDIK :IM/BERITASAMPIT – Para Penumpang berlalulang di depan drop zone area mencari tempat istirahat.

Ia menceritakan masuk ke kawasan Pelabuhan Tanjung Perak pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah bertanya dengan petugas pelabuhan, ia diarahkan menuju drop zone area sebagai tempat untuk istirahat dan menunggu waktu keberangkatan.
Terlihat juga di bangunan drop zone area tersebut selain pemudik yang duduk istirahat dengan alas tikar karung semen, ada juga pemudik yang istrahat di atas kursi yang telah disediakan. Namun kursi tersebut tidak mampu menampung semua calon penumpang yang membludak.
(im/beritasampit.co.id)

Artikulli paraprakDelegasi G20 Sepakat Hadirkan Iklim Pariwisata Berkelanjutan
Artikulli tjetërAPKASI Kalteng Keluarkan 12 Isu Strategis Daerah Sebagai Bahan Persiapan Rakornas