Vaksinasi Dosis Penguat di Palangka Raya Capai 32,73 Persen

Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Fairid Naparin (ANTARA/Rendhik Andika)

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Fairid Naparin mengatakan vaksinasi COVID-19 dosis penguat atau “booster” di kota tersebut mencapai 32,73 persen.

“Sampai Rabu (8/6), capaian vaksinasi dosis ketiga program gotong royong dan vaksinasi program kita mencapai 73.129 orang atau 32,73 persen dari total target vaksinasi 233.417 orang,” kata Fairid di Palangka Raya, Jumat 10 Juni 2022.

Dia menambahkan, untuk capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama tercatat 261.978 orang atau 117,26 persen dari target. Kemudian, vaksinasi dosis kedua di “Kota Cantik” itu mencapai 226.070 orang atau 101,19 persen.

Kepala daerah termuda di wilayah Kalteng itu mengatakan, target vaksinasi COVID-19 itu terbagi menjadi lima kategori, yakni SDM kesehatan dengan target 3.512 sasaran, lansia 14.287 sasaran, pelayanan publik 21.920 sasaran, masyarakat umum 154.647 sasaran, dan remaja sebanyak 29.051 sasaran.

BACA JUGA:   26 dari 30 Kelurahan di Palangka Raya Zona Hijau COVID-19

Sasaran vaksinasi di Palangka Raya juga diperluas terhadap anak usia 6-11 tahun. Fairid yang juga Ketua Satgas COVID-19 Palangka Raya mengajak masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan, sehingga mencegah penyebaran virus corona.

Ia mengatakan vaksinasi merupakan cara melindungi masyarakat dari paparan dan risiko tertular COVID-19.

“Apalagi saat ini pemerintah juga telah mengizinkan masyarakat tidak menggunakan masker saat berada di ruangan terbuka. Untuk itu, kami terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi untuk semua dosis,” katanya.

BACA JUGA:   Gedung Studio TVRI Kalteng Terbakar

Vaksinasi di wilayah “Kota Cantik” itu dilaksanakan puskesmas, rumah sakit hingga di gerai layanan yang digelar berbagai pihak lain yang turut bekerja sama dan terlibat langsung pada program tersebut.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, sampai Kamis (9/6) tercatat masih ada tujuh warga yang dinyatakan masih positif terjangkit virus corona.

Satgas juga mencatat total kasus positif COVID-19 di wilayah setempat sebanyak 17.765 orang. Sebanyak 17.208 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 550 pasien corona lainnya meninggal dunia.

ANTARA