Festival Budaya Penyang Hinje Simpei Bantu UMKM Bangkit Pasca Pandemi

Sekretaris Panitia Festival Budaya Penyang Hinje Simpei Ramang saat memberikan semangat peserta Lawang Sekepeng.

KASONGAN – Festival Budaya Penyang Hinjei Simpei (FBPHS) yang digelar di Lapangan Sport Center Kereng Humbang, Kasongan dari tadi malam 13 -15 Juli 2022 disambut gembira oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sejak tadi malam pelaku UMKM yang menjual berbagai macam kebutuhan termasuk makanan dan minuman sudah mulai menjajakan barang dagangannya.

Aktivitas itu juga nampak jelas terlihat di pagi dan sore harinya. Seperti diungkapkan Iqbal Nawawi yang merupakan pendamping UMKM

Ia melihat geliat ekonomi di festival budaya sangat membantu para UMKM bangkit pasca pandemi. Antusias pengunjung yang datang dari berbagai kecamatan juga sangat ramai.

BACA JUGA:   Senang Dapat Sertifikat Halal Gratis, Pelaku UMKM Diminta Kembangkan Usaha

Selaku pegiat UMKM dirinya berharap program-program pemerintah yang sifatnya membangkitkan ekonomi harus terus di dukung dengan cara ikut meramaikan.

“Pasca pendemi kegiatan seperti Festival Budaya sangat diperlukan bagi pelaku UMKM. Dengan adanya interaksi ekonomi di setiap kegiatan tentu juga berdampak terhadap pendapatan UMKM. Saya sangat mendukung program ini dan diharapkan tahun depan kembali dilaksanakan,”ungkapnya. Kamis, 14 Juli 2022.

Terpisah Kepala Disbudparpora Katingan, Risnaduar yang juga ketua panitia pelaksanaan mengajak para pedagang dan pelaku UMKM lainya bisa mengambil peran memeriahkan festival budaya. Ia berharap kegiatan ini selain ajang promosi budaya juga ada dampak membangkitkan ekonomi.

BACA JUGA:   Kades dan Bendahara Desa Tarusan Danum Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Tipikor

“Kita sudah siapkan stand-stand yang bisa diisi para pelaku UMKM, harapan kita kegiatan ini bisa berdampak juga dari sisi ekonomi terutama untuk pelaku UMKM kita,” harapnya.

Momentum festival Budaya menjadi spirit untuk bangkit, sebab beberapa tahun terakhir seiring pandemi Covid-19 pemerintah melarang acara yang sifatnya mendatangkan orang banyak.

(Kawit/Beritasampit.co.id)

(Visited 37 times, 1 visits today)