NANGA BULIK – Bupati Lamandau Hendra Lesmana menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) serta Pelantikan Pengurus AKPSI (Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia) di Jakarta, Sabtu 16 Juli 2022.
Kesejahteraan petani kelapa sawit menjadi salah satu prioritas dalam Munas AKPSI, dengan agenda utama komitmen bersama daerah Kabupaten penghasil sawit dalam memperbaiki tata kelola sawit nasional.
“Kita akan perjuangkan peningkatan harga TBS serta kesejahteraan Petani Kelapa sawit dalam Munas AKPSI ini,” ungkap Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana, Minggu 17 Juli 2022.
Untuk itu, dalam upaya agar keberadaan perkebunan di daerah bisa memberikan dampak maksimal, pemerintah daerah terus melakukan berupaya meningkatkan kesejahteraan para petani.
Mentri Dalam Negeri,Tito Karnavian, dalam sambutanya mengatakan bahwa AKPSI harus menjadi regulator dan harus mampu menjembatani masyarakat baik dengan pemerintah ataupun stakeholder lainnya.
“Industri Kelapa Sawit di Indonesia merupakan salah satu industri strategis karena lebih dari 16.4 juta orang hidup dan bekerja di industri ini, serta merupakan penghasil ekspor terbesar. Oleh karena itu, perbaikan tata kelola yang berjalan saat ini menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan peran kelapa sawit bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi nasional,” ucapnya.
Dalam acara tersebut dilakukan pengukuhan pengurus AKPSI, yakni Bupati Seruyan Yulhaidir dikukuhkan sebagai Ketua, sedangkan Bupati Lamandau menjabat sebagai Sekretaris Umum I AKPSI periode 2022-2027.
Acara Munas dan Pelantikan AKPSI ini dibuka oleh Mendagri, Tito Karnavian, dengan dihadiri oleh Menko Marvest, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan serta seluruh pengurus AKPSI yang terdiri dari 160 kabupaten penghasil sawit di Indonesia. (Andre/beritasampit.co.id)











