Ketua DPRD Kotim: Eksploitasi Anak Sudah Keterlaluan, Harus Ditindak Tegas

ILHAM/BERITA SAMPIT - Ketua DPRD Kotim Rinie (baju hitam), saat menghadiri acara Pelepasan Purna Tugas Lurah Baamang Barat, Senin 1 Agustus 2022.

SAMPIT – Ketua DPRD Kotawaringin Timur Rinie, berang dan menganggap sangat keterlaluan dengan tindakan oknum orang tua yang diduga melakukan eksploitasi atau mempekerjakan anaknya menjadi pengamen jalanan di Kota Sampit.

Dirinya meminta, Pemerintah Daerah melalui Instansi yang bertanggung jawab menangani masalah tersebut bertindak tegas kepada oknum orang tua tersebut.

“Kita minta dari Dinsos dan Satpol PP harus tegas, apa lagi mereka anak-anak masih diusia sekolah yang masih mengeyam pendidikan, tindak tegas orang tuanya jika sengaja mempekerjakan anaknya mengamen di jalanan,” kata Rinie, Senin 1 Agustus 2022.

BACA JUGA:   Tak Ada Langkah Nyata Pemkab Kotim Soal Sengketa Lahan Warga Tumbang Ramei

Sementara terkait dengan rencana Bupati Kotim Halikinnor, yang akan membuat rumah singgah guna mengatasi masalah sosial di Kotim seperti orang terlantar, gelandangan pengemis (gepeng) dan anak jalanan (Anjal). Rinie mengapresiasi dan sangat mendukung rencana tersebut.

“Kami dari DPRD sangat mendukung dibangunnya rumah singgah itu. Ini penting untuk mengatasi masalah sosial di kota ini,” ucapnya.

BACA JUGA:   DPRD Kotim Tekankan Pemda Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

“Seperti anak jalanan ini, jika memang orang tuanya pasrah dengan keadaanya dan tidak mau mendidikan anaknya lagi, serahkan saja ke pemerintah untuk menangani dan memberikan pendidikan pada anak-anak tersebut,” pungkasnya. (Ilm).

(Visited 18 times, 1 visits today)