Apa Kata Mereka Kabupaten Kobar Diusianya yang ke 63 Tahun?

Anggota DPRD Kabupaten Kobar.

Kepala Biro beritasampit.co.id Kabupaten Kobar : Maman Wiharja membuka rubric berbagai komentar tentang Kabupaten Kotawaringin Barat diusianya yang ke 63 tahun. Dari siapa saja, baik kalangan elit politik (Anggota Dewan), elit birokrasi, TNI, Polri, Tokoh Masyarakat, Pengusaha dan Masyarakat lainnya.

BAGIAN KE : 01

KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT (Kobar) yang memiliki semboyan “Marunting Batu Aji” (Menuju Kejayaan) dilahirkan oleh sejumlah tokoh masyarakat Kobar pada 3 Oktober 1959.

Asal nama Kotawaringin Barat berasal dari kata Kutawaringin dan Barat. Kuta berarti Gapura, Waringin berarti Pohon Beringin yang bermakna Pengayoman, sedangkan Barat berasal dari pembagian tempat. Secara keseluruhan Kotawaringin Barat berarti “Gapura Pengayoman di Sebelah Barat”.

Pengamatan penulis, tentunya kini masyarakat Kobar sudah banyak yang mengetahui tentang sejarah lahirnya Kabupaten Kotawaringin Barat, lantaran tidak sulit untuk mencari informasinya tinggal buka google baik di komputer maupun laptop atau HP, kemudian ketik ‘ Sejarah Kabupaten Kotawaringin Barat’ maka, akan keluar sejumlah akun/web , yang menyajikan judul-judul kalimat kalimat ‘Sejarah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Sekarang marilah kita telaah dan cermati bersama, bagaiman Kabupaten Kobar diusianya yang ke 63 tahun? . Yah tentunya, kalau kita bandingkan dengan Kabupaten Kobar dimasa lalu dan sekarang di usia 63 tahun ini tentunya pembangunan di Kabupaten Kobar telah mengalami kemajuan yang cukup pesat.

Pengamatan penulis, agar pembangunan Kabupaten Kobar kedepannya bisa lebih maju dan lebih menyentuh kepada masyarakat, maka penulis menggali sejumlah komentar dari beberapa Anggota Dewan yang baru bisa dihubungi penulis Rabu sore, 5 Oktober 2022, untuk mengawali ‘Rubrik ini’.

Antara lain, Mina Irawati Ahmadi Riansyah salah seorang ‘Srikandi’ PDI Perjuangan, yang anggota DPRD Kabupaten Kobar, juga mantan Ketua TP PKK Kabupaten Kobar.

BACA JUGA:   Hatnati Anggota DPRD Kobar: Pelaku UMKM Sangat Membutuhkan Modal Usaha

“Kabupaten Kobar diusianya yang ke 63 tahun, secara umum di seluruh sektor pembangunan, pembangunannya telah banyak memiliki pondasi yang cukup kuat. Sehingga nanti kedepannya, pembangunan yang harus diprioritaskan oleh pemerintah, tentunya yang harus lebih menyentuh kepada masyarakat,” jawab Mina Irawati, saat dibincangi penulis melalui telephon genggamnya.

Mina Irawati, yang belum lama ini telah menerima Anugrah Penghargaan “Widya Dharma Pratama” sebagai Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2021, yang ditetapkan pada 21 Mei 2022 lalu, menambahkan kita semua harus mensyukuri bahwa hasil pembangunan di Kabupaten Kobar, sudah cukup baik.

“Kalau masih ada yang mengatakan hasil pembangunan di Kabupaten Kobar masih ada yang kurang itu wajar saja. Dan semua kekurangannya, nanti kedepannya diharapkan akan terus dilanjutkan oleh mereka pemimpin daerah yang telah terpilih oleh masyarakat Kobar,” ujar Mina Irawati.

Rizky Aditya Putra Anggota DPRD dari Partai Gerindra Kabupaten Kobar, saat dimintai komentarnya tentang Kabupaten Kobar diusianya yang ke 63 tahun, harus bagaimana kedepannya?.

Jawaban Rizky Aditiya Putra yang juga Ketua DPC. Partai Gerindra Kabupaten Kobar, mengatakan. Diusianya yang ke 63 tahun, harapannya Pemerintah Kabupaten Kobar (Pemkab Kobar) harus banyak meningkatkan pembangunan.

“Harapannya saya, diusia Kabupaten Kobar yang ke 63 tahun, pemerintah harus lebih banyak membangun daerah pinggiran dan desa. Serta lebih fokus ke peningkatan sumber daya manusia (SDM), antara lain sektor pembangunan pendidikan dan kesehatan serta pariwisata yang mendunia,” jawab Rizky, pendek tapi penuh dengan makna.

Menyusul, Yudie Junas Anggota DPRD Dari Partai Berkarya, yang sebelum menjadi anggota dewan, telah memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan, seperti Kepala SMA Negeri 2 Pangkalan Bun.

BACA JUGA:   Napi Kabur dari Lapas Pangkalan Bun Akan Dijebloskan ke Nusakambangan

“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada para pendiri Kabupaten Kobar. Kedua terima kasih kepada para pemimpin daerah Kobar yang sejak Pak C Rangkap sampai sekarang. Begitu juga kepada tokoh-tokoh masyarakat tokoh agama tokoh adat, tokoh pemuda yang telah meletakan dasar pembangunan untuk Kabupaten Kobar,” jawab Yudie, saat dimintai komentarnya oleh penulis.

Dan lanjut Yudie, juga yang ketiganya diharapkan generasi sekarang dan selanjutnya harus terus berjuang membangun kobar agar lebih maju yang disesuaikan dengan kompetensi kita masing-masing sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat kita di Kabupaten Kobar.

“Sebagai contoh pembangunan di bidang pendidikan kita berharap diusia 63 tahun Kobar memiliki SDM yang luar biasa dan tangguh sebagai modal membangun kobar ke depan, juga untuk mewujudkan semboyan atau moto di Harji Jadi Kobar Ke 63 tahun, yakni “Bersama Menjadi Kuat – Kobar Lebih Hebat”,” pungkas Yudie Junas.

Juga Suratman, yang juga mantan Ketua RT 08 Perumahan Beringin Rindang Desa Pasir Panjang, yang berangkat ke politik diawali dari seorang pembisnis/kontraktor. Kemudian telah 2 kali menjadi Anggota DPRD Kabupaten Kobar, hingga sekarang tahun 2022.

“Diusia Kabupaten Kobar ke 63 tahun, tentunya kita semua harus terus mendukung berbagai program pembangunan yang sudah dan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kobar, itu yang pertama,” jawab Suratman.

Yang keduanya lanjut Suratman, program pembangunan kedepannya yang harus didahulukan oleh pemkab Kobar, yakni sejumlah pembangunan yang benar-benar mencapai sasarannya. Tentunya yang telah diaspirasikan oleh masyarakat Kabupaten Kobar. (BERSAMBUNG).

(Visited 49 times, 1 visits today)