Rektor UPR: Civitas Akademika Maknai Hari Pahlawan Sebagai Momen Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

RAHUL/BERITA SAMPIT - Rektor UPR, Prof Salampak Dohong saat menyampaikan amanat dalam peringatan Hari Pahlawan, di Halaman Rektorat UPR, Kamis 10 November 2022.

PALANGKA RAYA – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Prof. Dr. Ir. Salampak Dohong, MS menyampaikan kepada seluruh civitas akademika UPR untuk memaknai hari pahlawan sebagai momen memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa

Hal itu disampaikan oleh Rektor UPR, Prof Salampak Dohong saat menyampaikan amanat dalam peringatan Hari Pahlawan, di Halaman Rektorat UPR, Kamis 10 November 2022.

“Kami mengimbau kepada seluruh civitas akademika UPR dalam peringatan Hari Pahlawan 2022 diharapkan dapat terus memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu dan membantu sesama tanpa memandang sekat. Janganlah kita mau untuk dipecah belah, ingatlah Seloka Bhinneka Tunggal Ika,” kata Prof. Salampak.

BACA JUGA:   Begini Tahapan Pemilihan Dekan Fisip UPR Tahun 2023

Dia juga mengajak seluruh civitas akademika UPR untuk jadikan hari pahlawan sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mari kita jadikan momentum Peringatan Hari Pahlawan 2022 untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai satu sama lain. Mengisi kemerdekaan dengan menjadi Pahlawan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya,” jelasnya.

“Jadikanlah semangat dan nilai-nilai Kepahlawanan sebagai inspirasi dalam setiap langkah hidup dan kehidupan kita bersama,” sambungnya.

BACA JUGA:   Pemilihan Dekan FISIP UPR Abnormal, Ada Potensi Penyimpangan Peraturan

Guru Besar UPR itu juga mengharapkan dengan menghormati pahlawan mampu mengimplementasikan semangat dan nilai – nilai kepahlawanan.

“Bersama kita kenang dan hormati perjuangan para Pahlawan. Bersama kita bangun ingatan kolektif bangsa agar dapat implementasikan semangat dan nilai-nilai luhur Pahlawan. Bersama kita perkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merupakan Amanat Pahlawan Bangsa,” pungkasnya. (RAHUL).

(Visited 31 times, 1 visits today)