Polisi Berhasil Ringkus Sindikat Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Kosong

IST/BERITA SAMPIT - Suasana press rilis.

PALANGKA RAYA – Polresta Palangka Raya, berhasil mengungkap dan meringkus sindikat pelaku spesialis pembobol rumah kosong yang selama ini beraksi di wilayah hukumnya. Press release tersebut digelar di depan ruang Unit Jatanras Satreskrim Mapolresta Palangka Raya, Jumat 13 Januari 2023.

“Kita telah berhasil mengungkap dan melakukan penahanan terhadap sindikat pelaku spesialis pembobol rumah kosong yang selama ini melakukan aksi pencurian pada wilayah Kota Palangka Raya,” kata Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Ronny M. Nababan melalui rilis yang diterima pada Sabtu, 14 Januari 2023.

Kompol Ronny menjelaskan, tindak pidana pencurian pada rumah kosong itu pun terungkap dilakukan oleh sebanyak enam orang, yakni empat orang laki-laki berinisial MR, R, I dan F serta dua orang perempuan berinisial W dan NS.

“Para pelaku sebenarnya ada enam orang dan yang telah berhasil diamankan berjumlah empat orang, yakni dewasa yang merupakan otak pencurian ada dua orang yakni MR dan R serta berusia di bawah umur ada dua orang juga yaitu I dan F,” jelasnya.

BACA JUGA:   Polisi Sambangi Sekolah di Palangka Raya untuk Cegah Aksi Tindak Pidana Penculikan Anak

Sedangkan dua orang pelaku lainnya untuk saat ini masih menjadi DPO serta dalam proses pencarian, yakni berinisial W dan NS, yang juga berusia di bawah umur serta diketahui berjenis kelamin perempuan.

Berdasarkan hasil penyidikan dan pemeriksaan yang telah dilakukan petugas, Ronny menjelaskan bahwa para pelaku tersebut telah melakukan tindak pidana pencurian pada enam lokasi rumah masyarakat Kota Palangka Raya.

“Dari hasil penyidikan terhadap para tersangka ini, mereka mengakui telah melakukan aksinya pada enam TKP, tapi yang akan kita proses yakni pada dua TKP, sesuai dengan laporan polisi yang dibuat oleh masyarakat pada Polresta Palangka Raya ada dua LP,” lugasnya.

Sejumlah barang bukti pun berhasil diamankan oleh petugas dari hasil penangkapan para pelaku, yakni kipas angin dan TV 14 Inch dari rumah Jalan RTA Milono Komplek Kalibata, dua tabung Gas Elpiji serta tas, baju dan sepatu dari dua rumah di komplek BTN Jalan G. Obos, satu tabung gas, satu pompa air dan dua laptop dari rumah Jalan Yos Sudarso XVII.

BACA JUGA:   Awal Dari Sengketa Lahan, 21 Orang Pencuri TBS Sawit Kini Mendekam di Tahanan Polres Kobar

Selanjutnya, satu unit speaker dan beberapa perhiasan imitasi dari rumah Jalan Pinus beserta satu buah tongsis, satu set speaker wireless dan uang tunai sebesar Rp. 1.500.000,00 dari rumah Jalan Cendrawasih Kota Palangka Raya.

“Dari barang-barang bukti yang dicuri dari seluruh tkp diperkirakan mengakibatkan kerugian materiil bagi para korban mencapai Rp. 15.000.000,00, yang mana sejumlah barang bukti lainnya telah dijual oleh para pelaku,” ujarnya.

Sedangkan untuk motifnya, para pelaku mengakui bahwa hasil dari penjualan barang-barang hasil curian tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berfoya-foya.

Akibat melakukan aksi pencurian tersebut, para pelaku pun terancam dipersangkakan Pasal 363 KUH-Pidana tentang Tindak Pidana Pencurian, dengan ancaman hukuman pidana paling lama lima tahun penjara. (Hardi).

(Visited 10 times, 1 visits today)