Polres Lamandau Musnahkan 650 Gram Sabu-Sabu Hasil Tangkapan Tahun 2022

IST/BERITA SAMPIT - Kapolres Lamandau, AKBP Bronto Budiyono Wakapolres Kompol Novalina Tarihoran, turut hadir juga Ketua Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lamandau, Kepala Kesbangpollinmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau.

NANGA BULIK – Polres Lamandau melalui Satuan Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) memusnahkan barang bukti 650 gram jenis sabu-sabu di Aula Joglo Polres Lamandau.

”Barang ini ini ungkapan dari kasus di akhir tahun 2022 dengan nama tersangka GA (42), TS (40) dengan barang bukti 186,84 gram dan MS (47), HL (40) dengan barang bukti 466,71 gram,” katanya, Selasa 24 Januari 2023.

Dalam pemusnahan tersebut selain Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono, Wakapolres Kompol Novalina Tarihoran, turut hadir juga Ketua Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lamandau, Kepala Kesbangpollinmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau.

BACA JUGA:   Sidang Lanjut Pembuktian, Nota Keberatan Pengurus LSM ini Tidak Dapat Diterima

Sebelum dilakukan pemusnahan berdasarkan penetapan Kejaksaan Negeri Lamandau dengan tujuan menginformasikan bahwa barang bukti yang telah disita Polres Lamandau telah dimusnahkan dengan disaksikan instansi terkait beserta para tersangka.

”Sebagai bentuk tranparansi, kita akan lakukan uji terhadap barang bukti narkotika untuk mengetahui barang bukti yang akan di musnahkan adalah asli atau sudah berubah,” ungkap Kapolres.

Kapolres menuturkan, adanya penangkapan yang dilakukan oleh Polres Lamandau setidaknya dapat mencegah terjadinya peredaran gelap narkoba di kalangan masyarakat dan lintas provinsi Kalteng dan Kalbar.

BACA JUGA:   Awal Dari Sengketa Lahan, 21 Orang Pencuri TBS Sawit Kini Mendekam di Tahanan Polres Kobar

”Tentu ini kita sudah menyelamatkan jiwa masyarakat dengan harapan Lamandau terbebas dari peredaran barang haram tersebut,” ujarnya.

Berlanjut ke pemusnahan, barang bukti narkotika akan teskit oleh Dinas Kesehatan, sebagian butiran kristal sabu dimasukan kedalam alat teskit. Kristal berubah warna menjadi ungu yang menandakan bahwa butiran kristal yang di uji tersebut positif mengandung amfetamin.

“Pemusnahan barang bukti narkotikanya kita pakai septiyani dan langsung diawasi ketat oleh Propam Polres Lamandau,” terangnya. (Andre).

(Visited 4 times, 1 visits today)