Pemkot Palangka Raya Prioritaskan Vaksin Lanjutan untuk Lansia dan Komorbid

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Andjar Hari Purnomo saat diwawancarai sejumlah awak media, Jumat (3/2/2023). ANTARA/Adi Wibowo

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah memprioritaskan vaksinasi COVID-19 lanjutan untuk masyarakat terutama terhadap lanjut usia (lansia) dan komorbid di daerah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo, Jumat 3 Februari 2023 di Palangka Raya mengatakan, vaksinasi dosis empat dan booster dua sesuai kebijakan pemerintah pusat untuk masyarakat umum dari umur 18 tahun, lansia dan komorbid selain diprioritaskan juga gratis.

“Saya menyarankan kepada masyarakat untuk vaksin lanjutan baik dosis empat maupun booster dua tetap dilanjutkan, karena vaksin terbukti untuk mengebalkan kekebalan tubuh,” kata Andjar Hari Purnomo.

BACA JUGA:   Enam Prinsip dalam Pengelolaan BUMDes yang Perlu Diperhatikan Direktur BUMDes

Dia menuturkan, bagi masyarakat yang hendak vaksin bisa mendatangi layanan fasilitas kesehatan milik pemerintah yakni sejumlah puskesmas yang ada di daerah setempat.

Layanan vaksin lanjutan itu juga sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk mendapatkan kapan layanan vaksin tersebut dilaksanakan oleh puskesmas atau rumah sakit setempat, masyarakat bisa mengakses melalui media sosial instagram yang telah disediakan oleh pemkot setempat.

“Bagi masyarakat yang sama sekali belum vaksin, agar segera bervaksin dengan mendatangi Puskesmas terdekat. Vaksinasi COVID-19 memang sangat efektif mencegah penyebaran wabah COVID-19 yang sempat merebak di daerah kita,” ucapnya.

BACA JUGA:   Gelar Mimbar Bebas Peringati May Day, GMNI Palangka Raya Soroti Rendahnya Upah Buruh di Kalteng

Andjar Hari Purnomo mengungkapkan, meskipun penyebaran COVID-19 di daerah setempat sudah landai masyarakat disarankan untuk membiasakan pola hidup sehat setiap harinya.

Dengan membiasakan pola hidup sehat, tentunya wabah tersebut tidak mudah menyerang kekebalan tubuh manusia yang selama ini benar-benar terjaga dengan baik.

“Terkait kebijakan selanjutnya kami juga menunggu arahan dari pemerintah pusat. Apabila ada aturan baru, maka kami yang di daerah selalu siap untuk menjalankan program pemerintah pusat sesuai dengan aturan,” tambahnya.

(ANTARA)