Perempuan Pengendara Toyota Fortuner Seruduk Dua Pekerja Bangunan Alfamart

CHANDRA TOBING / BERITA SAMPIT - Pengendara Toyota Fortuner Anita menabrak dua pekerja bangunan milik Alfamart.

SAMPIT – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Tjlik Riwut Km 33 Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tepatnya di depan Alfamart Cempak Mulia Barat atau di samping puskesmas Cempaka pada Rabu 1 Maret 2023 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kecelakaan lalulintas ini terjadi ketika para pekerja bangunan Alfamart sedang bekerja yaitu Firmansyah (43) dan Syahminin (49), mereka saat itu sedang memindahkan material bangunan batako dari pinggir jalan ke bangunan Alfamart.

Tanpa mereka duga datang sebuah mobil Toyota Fortuner warna hitam dengan nomor polisi KH 1230 FM yang di kemudikan oleh Anita dan membawa satu orang keponakannya, yang melaju dari arah Sampit ke arah Palangkara.

BACA JUGA:   Golkar Siapkan Lima Nama Hasil Penjaringan Internal Bakal Calon Bupati Kotim

Salah seorang saksi mata rekan kerja korban yang tidak bersedia di sebutkan namanya menjelaskan bahwa kejadian itu begitu cepat, sehingga tidak terlalu jelas kejadiannya.

“Saat itu kami sedang bekerja memindahkan batako dari pinggir jalan, waktu itu saya pas membelakangi kedua korban tiba-tiba langsung terdengar suara brak, dan ketika saya melihat ke belakang saya melihat korban sudah terpental dan mobil yang nabrak langsung terhenti di gundukan pasir material bangunan, kami langsung evakuasi kedua korban ke puskesmas Cempaka ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Warga Kelurahan Sawahan Sampit: Banjir Tak Pernah Separah Ini

Sementara itu salah seorang pengendara yang melintas yakni Rian mengatakan saat di lokasi kejadian melihat orang sudah ramai.

“Korban dibawa ke puskesmas setempat, sementara perempuan pengendara Fortuner diamankan ke polsek setempat,” tandasnya.

Saat Berita Sampit ke Puskesmas Cempaga, kedua korban sedang dirawat oleh petugas kesehatan, dan oleh pihak puskesmas di sarankan di rujuk ke Rumah Sakit Murjani Sampit karena keadaan kedua korban mengalami luka yang serius.(Tobing)