Dua Lokasi Pasar Wadai Ramadan Diresmikan, BPOM: Sudah Kita Uji di Lab Semua Makanan Aman

MAN/BERITA SAMPIT - Pelaksana Tugas Sekda Kobar Juni Gultom, bersama Kepala Badan POM Kabupaten Kobar Kodon Tarigan saat di Lokasi Pasar Wadai H. Agustiar Sabran, di Bundaran Tugu Pancasila Pangkalan Bun.

PANGKALAN BUN – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Juni Gulom telah meresmikan sekaligus 2 lokai Pasar Wadai Ramadan , pada Rabu, 22 Maret 2023 di lokasi yang sama yakni Bundaran Tugu Pancasila Pangkalan Bun.

Acara pembukaan yang diresmikan Juni Goltom pertama, Pasar Wadai Ramadan Bundarang Tugu Pancasila, yang sudah ‘matuh’ lokasinya dengan Monumen Pesawat Terbang Palagansambi.

Kedua di seberangnya Pasar Wadai Ramadan H. Agustiar Sabran yang dikelola oleh Keluarga Besar PDI Perjuangan dipimpin Ahmadi Riansyah Ketua DPC PDIP Kabupaten Kobar.

“Sebelumnya ada pesan dari Beliau (Pj. Bupati Kobar), untuk menyampaikan mohon maaf tidak bisa hadir dalam acara ini. Dan Beliau juga menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat Kobar, khususnya kepada umat muslim selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin,” kata Juni Gultom, saat dikonfirmasi usai gunting pita tanda diresmikannya Pasar Wadai Ramadan.

BACA JUGA:   Kapolres Kobar bersama Tim Polda Kalteng Pantau Rikmin Awal Casis Polri

Menurut Juni, Pemkab Kobar sangat mengapresiasi kepada seluruh pelaku UMKM yang telah ikut menyemarakan bulan Ramadan. “Mengapesiasi dalam artian, para pelaku UMKM jualannya tidak mengganggu kepada umat yang sedang berpuasa, tapi di lokasi inilah dengan waktu tertentu mereka bisa bebas berjualan,” ujar Juni Gultom.

Kemudian Juni Gultom juga atas nama Pemkab Kobar menyampaikan apresiasi kepada H. Agustiar Sabran bersama keluarga besarnya yang telah berpartisipasi menyediakan lapak dan sekaligus memberikan spesial kepada para pelaku UMKM untuk menempati lapak dan jongkonya secara gratis.

“Apa yang telah diprakarsai oleh Bapak H. Agustiar Sabran, semoga menjadi berkah untuk para pelaku UMKM dan juga masyarakat Kobar pada umumnya,” pungkas Juni Gultom.

Terpisah Kepala Kantor Badan POM Kabupaten Kobar Kodon Tarigan, saat ikut mendampingi acar Peresmian Pasar Wadai Ramadan, saat dikonfirmasi Berita Sampit mengatakan, semua makanan yang dijajakan di Pasar Wadai Ramadan Aman.

BACA JUGA:   Melihat Kinerja Jajaran Polsek Pangkalan Lada, Kapolsek AKP Agoes Trigonggo: Untuk Mempercepat Komunikasi Membuat Group WA. (Bagian 02)

“Jangan khawatir semua makanan yang dijual di pasar wadai Ramadan aman. Sebelumnya, semua zat pewarna yang dipakai untuk mencampur makanan wadai sudah kita uji di lab dan aman. Dimana kita sampling terhadap jenis pangan yang berisiko 13 jenis,” kata Kodon Tarigan.

Kodon Tarigan juga mengingatkan kepada warga masyarakat jangan karena makanan wadai Ramadan sudah dinyatakan aman, kemudian makannya jangan berlebihan, maka dampaknya bisa menimbulkan muntah.

“Dari tiga belas jenis makanan yang berisiko tinggi, 3 diantaranya makanan dengan rasa tinggi garam, minuman dan makanan tinggi rasa gula serta makanan tinggi rasa lemak, banyak sekali dikonsumsi masyarakat. Untuk itu mulai saat kami menghimbau hindarilah makan makanan tersebut jangan sampai berlebihan, rasa asin, manis dan lemaknya tinggi,” imbau Kodon Tarigan. (Man).