Ketua TPID Kalteng Bersama TPID Murung Raya Gelar Sidak di Toko Sembako

LULUS/BERITA SAMPIT - Sekda Kalteng, Drs. Nuryakin, M.Si didampingi Sekda Mura, Dr. Hermon,M.Si saat melaksanakan sidak di toko besar sembako di Jalan Jendelal Sudirman Puruk Cahu.

PURUK CAHU – Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H Nuryakin bersama Ketua TPID Kabupaten Murung Raya, Hermon menggelar sidak disejumlah toko sembako yang berada di jalan Jendral Sudirman, Kota Puruk Cahu, Jumat (24/3/2023).

Disela sidak, Nuryakin mengatakan, TPID Provinsi Kalteng bersama TPID Kabupaten Murung Raya melaksanakan sidak untuk memantau harga bahan pokok dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan.

“Dimana kita ketahui, bahwasanya di hari-hari besar keagamaan harga sembako pasti mengalami kenaikan. Contoh seperti kita ketahui pada minggu kemarin harga beras di Kalteng itu sedikit mengalami kenaikan, tetapi tidak terlalu signifikan hanya berkisar sekitar Rp 250 rupiah saja, kita bersyukur sekarang sudah kembali stabil,” Kata Nuryakin yang juga sebagai Sekda Provinsi Kalteng itu.

Lebih lanjut Nuryakin, dari hasil pantauan stok kebutuhan pokok di pasar maupun di beberapa toko sembako masih aman dan tersedia,  hanya saja ada sejumlah barang yang mengalami kenaikan harga.

BACA JUGA:   Tiga Koperasi Binaan PT IMK Gelar RAT Tahun Buku 2023

“Masyarakat tidak perlu khawatir, stok sembako di Murung Raya juga masih mencukupi hingga hari raya idul Fitri nanti, oleh karena itu saya minta masyarakat tidak perlu membeli sembako dengan cara berlebihan sehingga menyebabkan penumpukan,”ungkap Nuryakin.

Sementara itu Sekda Murung Raya, Hermon juga menyampaikan terkait dengan inflasi ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi Kalteng bersama-sama dengan TPID Murung Raya telah melakukan pengecekan harga di sejumlah toko sembako.

“Kita bersyukur stok sembako kita cukup bahkan sampai hari raya idul Fitri nanti, terkait ada kenaikan harga hal itu relatif tidak terlalu besar sebetulnya, hanya beras saja yang hampir merata,” Jelas Hermon.

Disampaikan Hermon juga, bahwa pihaknya bersama jajaran TPID Provinsi Kalteng sudah melakukan pengecekan mulai dari gudang, toko besar, pengecer besar, kemudian agen serta pedagang kaki lima.

BACA JUGA:   PT IMK Gelar Pelatihan Bisnis Kreatif dan Strategi Branding untuk BUMDES, Koperasi Masyarakat 13 Desa Lingkar Tambang

“Kenaikan beras juga bervariasi antara Rp. 100 hingga 350 Rupiah perkilogram sesuai dengan kualitas ataupun jenis berasnya. Daya beli masyarakat juga cukup baik dan permintaan barang juga cukup tinggi artinya bahwa ekonomi masyarakat Murung Raya dinamis,”Ujar Sekda lagi.

Selain itu, Sekda juga menyebutkan untuk memantau harga sembako di pedesaan pihaknya melibatkan Pemerintah Kecamatan terkhususnya para camat sendiri untuk melakukan pemantauan dan memberikan informasi kepada TIPD Kabupaten terkait perkembangan harga sembako didaerahnya.

“Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat terlebih pada kondisi inflasi seperti sekarang,”pungkas Sekda lagi.

Turut mendampingi sidak tersebut  Kepala Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Murung Raya, Suria Siri dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yulianus serta beberapa jajaran lainnya. (Lulus)