Wakapolres Lamandau: Pungli Masih Jadi Perhatian Serius

ANDRE/BERITA SAMPIT - Wakapolres Lamandau Novalina Tarihoran juga sebagai Ketua Satgas Saber Pungli.

NANGA BULIK – Pungutan liar masih jadi perhatian serius oleh pemerintah. Pungutan liar ini memang sulit terlihat, tapi praktiknya masih seringkali ditemukan.

Belum lama tadi, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) UPP Kabupaten Lamandau telah menerima kunjungan dari Satgas Saber Pungli UPP Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pertemuan digelar di Aula Inspektorat Lamandau dan dihadiri Ketua Pelaksana, Sekretaris, Pokja pencegahan, Pokja Intelijen, Pokja Penindakan Satgas Saber Pungli UPP Lamandau

“Kunjungan tersebut dalam rangka koordinasi dan sosialisasi nomor pengaduan WhatsApp/Call Center satgas saber pungli pusat dan provinsi Kalteng,” ujar Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyona melalui Ketua Satgas Saber pungli Lamandau, Novalina Tarihoran, Jumat 24 Maret 2024.

BACA JUGA:   Tinju Lokasi Rumah Dinas, Kapolres Lamandau : Wujud Dukungan Peningkatan Kesejahteraan Anggota

Dia berharap masyarakat bisa ikut serta berperan aktif memberantas praktek pungli, salah satunya dengan cara melaporkan kejadian pungli ke nomor pengaduan.

AKBP Bronto Budiyona juga menegaskan bahwa pelapor akan dilindungi identitasnya, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk melaporkan kejadian pungli.

Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan satgas saber pungli provinsi Kalteng Heryanto S. H Siregar menyampaikan beberapa arahan, diantaranya terkait nomor pengaduan WhatsApp/Call Center satgas saber pungli pusat dengan nomor 081111081111.

BACA JUGA:   Pj Bupati Lamandau Resmi Buka TMMD Kodim 1017/Lmd di Kecamatan Batang Kawa

Ia juga menekankan agar  UPP Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pelaku pungli dan mengirimkan laporan secara berjenjang dari UPP Kabupaten/Kota ke UPP Provinsi dan diteruskan ke satgas saber pungli pusat.

“Diharapkan tim saber pungli dapat lebih efektif dalam memberantas pungutan liar, pencegahan-pencegahan dan edukasi ke masyarakat juga penting dilakukan,” imbaunya. (Andre).