Majelis Hakim Tolak Nota Keberatan Ben Brahim-Ary Egahni

SYAUQI/BERITA SAMPIT- Suasana sidang lanjutan kasus tindak pidana korupsi dengan terdakwa Ben Brahim S Bahat dan Ary Egahni di pengadilan Tipikor Palangka Raya, Senin 4 September 2023.

PALANGKA RAYA- Majelis Hakim Pengadilan Tindak pidana korupsi (Tipikor) Palangka Raya menolak Eksepsi atau nota keberatan terdakwa mantan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan istrinya Ary Egahni.

“Menyatakan keberatan dari penasehat hukum terdakwa Ben Brahim S Bahat dan Ary Egahni tersebut tidak dapat diterima,” kata Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Achmad Peten Sili dalam amar putusan, Senin 4 September 2023.

BACA JUGA:   Gudang Rokok Terselubung yang Diduga Ilegal Beraktivitas di Tengah Pemukiman Warga di Sampit

Majelis Hakim juga memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara Nomor 17/pidsus-KPK/2023 PN Palangka Raya atas nama terdakwa I Ben Brahim S Bahat dan terdakwa II Ary Egahni.

“Ketiga, menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir,” ungkapnya.

Di tempat yang sama anggota majelis hakim berpendapat bahwa surat dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) dalam perkara aquo sudah memenuhi syarat formal sebagaimana diatur dalam pasal 143 ayat 2 huruf a KUHAP.

BACA JUGA:   Banyak Tahapan Jelang Pilkada 2024, KPU Kalteng: Bekerja Serius, Totalitas dan Benar

“Sehingga keberatan tentang hal tersebut patut untuk dinyatakan ditolak,” kata Majelis Hakim.

Sementara itu, sidang lanjutan kasus tindak pidana korupsi dengan terdakwa mantan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan istrinya Ary Egahni yang merupakan Anggota DPR RI akan dilanjutkan pada 12 September 2023 dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. (Syauqi).