Ini Laporan Harta Kekayaan Anggota DPRD Lamandau

ANDRE/BERITA SAMPIT : Kator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamandau.

NANGA BULIK – Dikutip dari elhkpn.kpk.go.id, Laporan Harta Kekayaan Penyelanggara Negara (LHKPN) dari 10 Januari 2023 untuk periodik tahun 2022 lalu, harta kekayaan Ketua DPRD Kabupaten Lamandau Herianto hanya sekitar Rp28 juta.

Kekayaan politisi Golkar tersebut mengalami penurunan drastis dari LHKPN yang per 31 Desember 2020 yang mencapai Rp 878 juta lebih atau mengalami penurunan 96,77 persen, sehingga sekarang ini total kekayaannya hanya berkisar di angka Rp28 juta lebih.

Dalam LHKPN yang dilaporkan itu, kekayaan Herianto bersumber dari lima bidang tanah dan bangunan hasil sendiri di Kabupaten Lamandau senilai Rp470 juta. Dia juga mempunyai alat transportasi dan mesin senilai Rp357 juta.

Kemudian, kas dan setara kas Rp51 juta lebih, jika ditotalkan mencapai Rp 878 juta lebih. Namun jika dikurangi utang Rp850 juta lebih, maka total kekayaan yang dimilikinya hanya Rp28 juta lebih.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Lamandau: Masyarakat Harus Bijak Bermedsos

Sementara Wakil Ketua I Budi Rahmat dari PDI Perjuangan mempunyai harta kekayaan sekitar Rp392 juta.

Sumber kekayaan itu berasal dari tanah dan bangunan Rp185 juta lebih, alat transportasi dan mesin Rp137 juta serta kas dan setara kas Rp70 juta.

Kemudian, Wakil Ketua I dari Fraksi Gerindra Vatrean Esaie memiliki kekayaan yang cukup tinggi sebesar Rp1,5 miliar lebih.

Melalui rincian tanah dan bangunan senilai Rp1,6 miliar lebih, alat transportasi dan mesin Rp10 juta lebih, harta bergerak lainnya Rp145 juta lebih, kas dan setara kas Rp65 juta, dengan total Rp1,8 miliar lebih dan jika dikurangi hutang Rp276 juta lebih, total kekayaannya menjadi Rp1,5 miliar lebih.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Lamandau: Masyarakat Harus Bijak Bermedsos

Selanjutnya, harta kekayaan Siti Hajar dari Nasdem, dapat dikatakan terkaya di DPRD Lamandau dengan total kekayaan mencapai Rp14,6 miliar.

Agustinus Assan, dari Fraksi Demokrat harta kekayaannya Rp4,4 miliar lebih, Effrata Rp1,5 miliar, Mesriadi Rp3,6 miliar.

Kemudian Ibrani Tito dari Fraksi PDIP Rp779 ribu, Siswanto Rp232 juta, M Bashar dari Fraksi Golkar Rp296 juta, Brilian Amelia Rp974 juta, Hendri Widodo Rp2,2 miliar, Wardi Ningsih dari PAN Rp142 juta, Pangihutan Samosir dari Hanura Rp3 miliar, Bakar Sutomo dari Gerindra Rp1,7 miliar, Eger E Guna Rp537 juta.

Selanjutnya, politisi Perindo Ratno Rp645 juta, Martinus Maka Rp440 juta dan Abdul Hamid dari PPP Rp473 juta. (Andre)