Sekda: Saat Ini Pemkab Kobar Memberikan Perizinan Menggunakan Pendekatan Trust But Verify

IST/BERITA SAMPIT - Sekda Kabupaten Kobar Rody Iskandar, saat membacakan sambutan PJ. Bupati Kobar pada acara sosialisasi Kebijakan Pengawasan Perizinan Berusaha dan Nonperizinan.

PANGKALAN BUN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Barat ( Kobar ) Rody Iskandar mengatakan, saat ini Pemkab Kobar memberikan perizinan berbasis risiko, menggunakan pendekatan trust but verify.

Hal tersebut disampaikan Sekda Rody Iskandar, mewakili Pj.Bupati Kobar , dalam sambutan pidatonya nya pada acara Sosialisasi Kebijakan Pengawasan Perizinan Berusaha dan Nonperizinan, yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kobar.

“Pemerintah memberikan trust dalam penerbitan perizinan berusaha yang lebih efektif dan sederhana di awal kepada pelaku usaha yang selanjutnya akan dilakukan verify ”, kata Rody Iskandar.

Rody Iskandar menjelaskan, bahwa yang menjadi objek pengawasan antara lain, pemenuhan persyaratan dasar, kewajiban pemenuhan perizinan berusaha, persyaratan khusus sesuai masing-masing klasifikasi baku lapangan usaha (KBLI), sarana prasarana, organisasi SDM, standar produk/jasa, sistem manajemen usaha, pelayanan produk usaha, CSR, kemitraan usaha, dan penyampaian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM).

BACA JUGA:   Ini Cara KPU Kobar Melakukan ‘Coklit’ Jelang Pilkada 2024

“Kami pemerintahkan kepada seluruh perangkat daerah yang memberikan pelayanan publik terutama pelayanan perizinan untuk melaksanakan ketentuan perundang-undangan yang berlaku guna menciptakan iklim investasi yang dapat bersaing secara kompetitif dengan daerah lain. Sehingga tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kobar dapat terwujud,” ujar Rody Iskandar.

Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Kobar H.Kamaludin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan agar pelaku usaha dapat memahami kewajiban dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan kebijakan pemerintah tentang pengawasan perizinan dan nonperizinan di Kobar.

BACA JUGA:   Pemkab Kobar Kucurkan Rp31,9 Miliar untuk Pilkada Serentak 2024

“Dan sosialisasi ini diselenggarakan agar dapat memberikan wawasan, pemahaman serta meningkatkan kesadaran tentang regulasi pengawasan perizinan dan nonperizinan kepada pelaku usaha dan instansi terkait,” kata Kamaludin.

Dalam acara sosialisasi tersebut, hadir sebagai nara sumber Nurman Hidayat dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). memaparkan tentang Peraturan Kepala BKPM Nomor 5 tahun 2021 tentang pedoman dan tata cara pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko.

Sedangkan Kamaludin Kadis PMPTSP Kabupaten Kobar yang juga sebagai nara sumber memaparkan Peraturan Bupati Kobar Nomor 121 tahun 2022 tentang pedoman pengawasan perizinan dan nonperizinan. Yang dihadiri para undangan dari berbagai istansi vertical, lembaga, organisasi dan BUMD serta sejumlah pengusaha swasta. ( Man ).