Catat!! Mulai 13 Juni 2024 Jembatan Sei Katingan Bakal Ditutup Sementara

IST/BERITASAMPIT - Jembatan Sei Katingan diagendakan dilakukan perbaikan.

KASONGAN– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, akan melakukan perbaikan lantai Jembatan Sei Katingan.

Pembongkaran lantai jembatan tentunya akan membuat aktivitas masyarakat terhambat. Pasalnya, untuk memastikan kelancaran pengerjaan jalan tersebut, arus lalu lintas bakal ditutup total selama dua hari kedepan.

Rencana penutupan total ini berlaku selama 6 jam, yakni sejak pukul 23.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, dijadwalkan pada 13 dan 24 Juni 2024 mendatang. Penutupan selama dua hari ini guna menghindari getaran pada lantai jembatan saat pengecoran maupun proses umur beton mengurangi panas hidrasi campuran beton rapid setting.

BACA JUGA:   Plt Disdik Kalteng: Tenang Beasiswa TABE Cair 2 Mei 2024

Kadis Perhubungan dan Perikanan Katingan Roby ketika dikonfirmasi membenarkan, adanya surat masuk ke Pemkab Katingan dengan untuk Bupati Katingan dari pihak Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah dan Dinas PUPR Kalteng.

“Surat PUPR Kalteng ini ditujukan kepada Bupati Katingan dan tembusan disampaikan ke Dishub Katingan akan segera dibicarakan dengan pihak pelaksana untuk menentukan langkah-langkah pengamanan kegiatan perbaikan Jembatan Sei Katingan di Kasongan”ungkap Roby pada Jumat 24 Mei 2024.

BACA JUGA:   Peringati Hari Jadi ke-67 Provinsi Kalteng, Badan Kesbangpol Lakukan Bakti Sosial

Selain itu Roby juga mengungkapkan pihaknya juga tetap mengoptimalkan kelancaran arus lalulintas orang dan barang di ruas Jalan Tjilik Riwut Kota Kasongan dengan memastikan yang melintasi Jembatan Kasongan secara bergiliran atau bergantian.

“Bahkan jika dilakukan perbaikan pengecoran jembatan maka ditutup total dengan kurun waktu tertentu agar perbaikan lantai jembatan dapat lebih baik dan lalulintas lancar serta optimal transportasi tanpa hambatan,” pungkasnya.

(Bitro)