SAMPIT – Warga Sampit dikejutkan oleh pemadaman listrik mendadak menjelang waktu berbuka puasa pada Rabu, 12 Maret 2025, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat tengah menyiapkan hidangan berbuka, tiba-tiba suasana berubah gelap gulita.
PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sampit segera memberikan klarifikasi melalui media sosial mereka. Pemadaman ini disebabkan oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan gangguan jaringan listrik, sehingga sebagian wilayah Sampit terdampak.
“Kami informasikan bahwa telah terjadi gangguan diakibatkan cuaca ekstrim yang mengakibatkan padam pada daerah Sampit dan sekitarnya,” ujar Manager PLN ULP Sampit, Eridanus Abdi.
Petugas masih terus melakukan penelusuran dan perbaikan terkait gangguan yang terjadi. Proses investigasi untuk mengungkap penyebabnya sedang berlangsung, dan perkembangan terbaru akan segera diinformasikan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, terima kasih atas pengertiannya,” demikian laporannya.
Warga di wilayah Baamang, Sampit, dibuat resah akibat padamnya listrik menjelang waktu berbuka puasa. Gangguan listrik yang terjadi sejak pukul 17.00 WIB ini membuat banyak warga kesulitan menyiapkan hidangan berbuka.
“Walah terpaksa buka luar, cari penerangan listrik padam dari jam 5 sore tadi,” ujar salah satu warga Sampit, Nur.
Hingga malam, pantauan media ini menunjukkan kawasan Jalan Cilik Riwut, termasuk sekitar Kantor Bupati Kotim, masih gelap gulita.
(Ibra)












