PULANG PISAU – Bupati H Ahmad Rifa'i turun langsung ke Desa Mentaren II, Kecamatan Kahayan Hilir, Selasa 15 April 2025, menanggapi keluhan warga terkait banjir yang sudah sebulan lebih menggenangi rumah dan lahan produktif. Ia meminta Dinas PUPR bergerak cepat membersihkan saluran air yang tersumbat.
Menurut Bupati, genangan yang tak kunjung surut berpotensi menimbulkan dampak serius bagi warga, termasuk kerusakan tanaman dan ancaman penyakit.
“Air pasang datang, tapi surutnya lambat karena saluran tersumbat. Ini harus segera diatasi,” tegasnya.
Ia menyebut, lokasi tersumbat berada di sekitar Jalan RE Martadinata Km 10. Karena itu, ia membawa serta Kabid Pengairan PUPR untuk memastikan penanganan segera dilakukan dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia tahun ini.
Rifa'i menekankan bahwa air yang menggenang lebih dari satu bulan bisa menjadi sumber penyakit seperti diare dan malaria. Ia tak ingin kondisi ini dibiarkan berlarut hingga membahayakan kesehatan warga.
“Kita sudah lihat langsung, bukan laporan semata. Saya minta tahun ini juga dibersihkan agar air cepat mengalir ke anak sungai,” lanjutnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan terhadap kebutuhan dasar warga, terutama soal keselamatan dan lingkungan tempat tinggal. (ds)












