KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas H. M. Wiyatno secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Kesehatan Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas di Aula Hotel Fovere. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya transformasi sistem kesehatan demi mewujudkan pelayanan publik yang inovatif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Selasa 29 April 2025.
Rakernis ini diikuti oleh 26 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kapuas, bendahara BLUD Puskesmas, unsur Gudang Farmasi dan Laboratorium Kesehatan Daerah, serta jajaran Dinas Kesehatan Kapuas. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat strategi dan sinergi seluruh unsur teknis dalam menghadapi tantangan layanan kesehatan di era digital dan menuju target Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno menyampaikan bahwa upaya transformasi harus dilakukan melalui peningkatan akses dan kualitas layanan, penguatan SDM, digitalisasi layanan, promosi kesehatan, serta kerja sama lintas sektor. Menurutnya, sistem kesehatan harus adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang dinamis.
“Transformasi ini adalah komitmen kita untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih manusiawi, sebagai pondasi membangun generasi sehat, unggul, dan tangguh,” ujar Wiyatno. Ia juga menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya mungkin tercapai jika masyarakatnya sehat dan kuat.
Wiyatno menyampaikan bahwa keberhasilan sektor kesehatan bukan tanggung jawab satu pihak semata, melainkan memerlukan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, serta masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen bekerja keras, cerdas, dan ikhlas dalam membangun Kapuas yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada puskesmas berprestasi, yaitu Puskesmas Lupak (kategori daerah terpencil), Puskesmas Melati (kategori perkotaan), dan Puskesmas Kupang (kategori pedesaan), sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan layanan terbaik bagi masyarakat. (ds)












