SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah menyampaikan harapan besarnya terhadap kemajuan dunia pendidikan di momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.
Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengingat kembali amanat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Hardiknas merupakan momentum untuk kita memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa,” ucap Irfansyah, Jumat 2 Mei 2025 selesai upacara Hardiknas di Stadion 29 Nopember Sampit.
Ia menegaskan, langkah Presiden Prabowo yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas sudah sangat tepat.
Apalagi, hal itu sejalan dengan Asta Cita keempat dalam pembangunan sumber daya manusia yang kuat sebagai agen perubahan menuju bangsa yang adil dan makmur.
Guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban. Para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran, tetapi juga mentor dan konselor para murid.
Guru adalah orang tua yang senantiasa memandu para muridnya mencapai cita-cita luhur.
Menurut Irfansyah, untuk mewujudkan pendidikan yang unggul tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semua pihak harus turut andil dalam ekosistem pendidikan.
“Diperlukan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa,” ujarnya.
Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena keterbatasan sumber daya dan dana. Partisipasi semesta sangat diperlukan agar pendidikan dapat mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat. (nardi)












