Miniatur Ka'bah Warnai Pawai Obor, SMPN 9 Sampit Curi Perhatian Warga

NARDI/BERITASAMPIT - SMP Negeri 9 Sampit membawakan miniatur Ka'bah di Pawai Obor Iduladha 2025.

SAMPIT – Suasana pawai obor di Kecamatan Baamang pada malam Iduladha 1446 Hijriah, Kamis 5 Juni 2025, semakin semarak dengan kehadiran rombongan dari SMP Negeri 9 Sampit (Kotim)dengan membawa miniatur Ka'bah, simbol sentral umat Islam dalam pelaksanaan ibadah haji.

Sekolah yang dipimpin Jelita ini membawa rombongan yang berjumlah 40 orang tidak hanya menampilkan kekompakan, tetapi juga pesan yang dalam. Mengangkat tema “Dengan tradisi penjemputan kepulangan jama'ah dari Tanah Suci, mari kita menjalin ukhuwah Islamiyah untuk mencapai tatanan masyarakat madani,”

Mereka menyampaikan nilai persatuan dan semangat kebersamaan dalam balutan tradisi Islami.

Pembawa acara menyampaikan Visi SMP Negeri 9 Sampit dalam pawai obor yaitu untuk membentuk insan yang beriman, berprestasi, berkarakter, dan peduli lingkungan tercermin dalam penampilan mereka yang sarat nuansa edukatif dan religius.

“Tak hanya itu, misi sekolah yang mendorong kegiatan berbasis iman dan takwa, prestasi, dan pelestarian lingkungan turut menjadi bagian dari narasi yang mereka tampilkan malam itu,” kata pembawa acara saat membacakan sinopsis pawai.

SMP Negeri 9 Sampit sendiri bukan peserta baru dalam ajang tahunan ini. Mereka pernah meraih Juara I Pawai Obor Tingkat Kecamatan Baamang pada tahun 2019, 2022, dan 2023, serta Juara II pada 2024.

Rekam jejak ini menunjukkan konsistensi mereka dalam menampilkan karya terbaik di setiap kesempatan.

Ketua Kwartir Ranting Pramuka Baamang, Dadang H Syamsu, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penampilan para peserta, diharapkan semakin semarak dari tahun ke tahun.

“Semoga acara ini bisa menjadi ikon wisata Kabupaten Kotim,” kata Dadang, yang juga anggota DPRD Kotim dapil Baamang.

Camat Baamang, Sufiansyah mengatakan bahwa pawai obor ini telah berlangsung selama 12 tahun dan menjadi salah satu sarana syiar Islam yang penuh makna.

baca juga ...  IKWI Kotim Resmi Terbentuk, Siti Fauziah Minta Pengurus Aktif Kembangkan Anggota

“Pawai obor tidak sekadar , tetapi juga menjadi ruang edukatif dan religius. Semoga ke depan semakin banyak yang terlibat, semakin kreatif, dan bisa memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujar Sufiansyah.

Pawai obor ini diikuti oleh 25 rombongan dari berbagai sekolah, kelurahan, , dan organisasi masyarakat.

Ribuan warga turut menyaksikan sepanjang rute pawai, yang dimulai dari halaman Kantor Kecamatan Baamang dan melintasi Jalan Cristopel Mihing, Sukabumi, Walter Condrat, hingga Sari Gading, sebelum kembali ke titik awal.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!