GTRA Raih Juara 3 Tingkat

ENN/BERITASAMPIT - Rapat integrasi penataan aset dan penataan akses Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten tahun 2025.

– Bupati , Masduki membuka rapat integrasi penataan aset dan penataan akses Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten tahun 2025 di Aula Kantor Bupati , Rabu 13 Agustus 2025.

Masduki mengatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, sebagai bentuk nyata dari komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten

“Reforma agraria bukan sekadar program pertanahan, tetapi merupakan bagian dari upaya besar untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Masduki. 

Dalam pelaksanaannya, dua hal yang menjadi fokus utama adalah legalisasi aset melalui sertipikasi tahan  untuk  kepastian  hukum  atas  tanah  yang  mereka  kelola  dan penataan akses untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, sekaligus mendapatkan akses terhadap sumber daya ekonomi yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan mereka.

“Melalui forum ini, saya berharap akan lahir kesepahaman dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak dalam menyelesaikan persoalan tersebut secara tuntas dan berkelanjutan,” terang Masduki. 

Masduki juga menerangkan bahwa GTRA  Kabupaten mendapatkan juara 3 tingkat , hal ini menjadi bukti koordinasi, kolaborasi dan sinergitas antara pemda dan BPN Kabupaten terlah berhasil menjngaskan beberapa permasalahan agraria. 

“Ini merupakan penghargaan yang luar biasa untuk tim GTRA Kabupaten , dan sebagai bukti bahwa koordinasi, kolaborasi dan sinergitas antara pemda dan BPN Kabupaten yang bekerja keras untuk penataan akses dan aset,” 

“Penghargaan ini patut kita syukuri dan tahun depan lebih tingkatkan lagi kerja kita untuk masyarakat,” ucap Masduki. 

GTRA Kabupaten akan menata kembali reforma agraria seperti penguasaan, kepemilikan dan pemanfaatan maupun penggunaan lahan yang lebih berkeadilan, melalui penataan akses dan aset reforma agraria untuk kemakmuran dan kesejahteraan seluas-luasnya bagi masyarakat. 

baca juga ...  Bupati Sukamara Akomodir Keluhan Nelayan Dapatkan BBM Bersubsidi

“Kita akan urai satu persatu permasalahan agraria dimasyarakat, kami menyadari bahwa tantangan kedepan masih cukup kompleks, mulai dari tumpang tindih penguasaan lahan, konflik agraria, hingga keterbatasan akses masyarakat terhadap program pemberdayaan,” jelas Masduki. 

Sehingga kita hadir ditengah masyarakat memberikan bukti bahwa pemda dan BPN bekerja untuk kemakmuran masyarakat,” tukas Bupati. (enn)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!