PALANGKA RAYA – Pencarian selama tiga hari terhadap anak buah kapal (ABK) KM 7 Bintang Sukses yang terjatuh di perairan Kuala Pembuang, Laut Jawa, berakhir pada Kamis, 14 Agustus 2025. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
ABK bernama Ibnu Gozali, 27 tahun, warga Kecamatan Kandangaur, Indramayu, dilaporkan jatuh dari kapal pada Minggu, 10 Agustus 2025.
Ia diketahui mengalami depresi sebelum menjatuhkan diri ke laut. Mengetahui hal itu, nakhoda menghentikan mesin kapal, melakukan manuver pencarian, dan menghubungi pihak berwenang untuk bantuan.
Pada hari ketiga pencarian, sekitar pukul 11.00 WIB, tim SAR menerima laporan warga tentang jasad terdampar di tepi pantai yang diduga korban.
“Berdasarkan ciri-ciri yang ada di badan korban, dapat dipastikan bahwa korban merupakan ABK KM 7 Bintang Sukses. Kondisi korban sudah sangat memprihatinkan dan warga memutuskan langsung dimakamkan tidak jauh dari titik penemuan atas izin pihak keluarga,” kata Mardatillah, koordinator lapangan Basarnas.
Lokasi penemuan berada di pesisir Pantai Sungai Perlu, sekitar 45 mil laut dari titik korban terjatuh.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, menyatakan operasi SAR resmi ditutup.
“Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” ujarnya.
Ketut mengapresiasi kerja sama Tim SAR Gabungan dalam pencarian ini. Operasi melibatkan Tim Rescue KPP Palangka Raya, Ditpolair Polda Kalteng, TNI AL, Satpolair Polres Seruyan, Koramil 1015-09, BPBD Kabupaten Seruyan, serta ABK KM 7 Bintang Sukses.
(Syauqi)












