Skor 79,5, Bahitom Ungguli 12 Calon Percontohan Antikorupsi di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Plt. Inspektur Daerah Provinsi Kalteng, Eko Sulistiyono, saat menyampaikan sambutan dalam Monitoring dan Evaluasi Calon Percontohan Antikorupsi secara virtual, Jumat pagi, 29 Agustus 2025.

Bahitom, Kabupaten , menempati peringkat teratas dengan skor 79,5 dalam penilaian sementara 13 Calon Percontohan Antikorupsi yang dilakukan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) KPK.

Hasil tersebut terungkap dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Inspektorat Daerah Provinsi (Kalteng) secara virtual pada Jumat pagi, 29 Agustus 2025.

Plt. Inspektur Daerah Provinsi Kalteng, Eko Sulistiyono, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Tim Replikasi telah melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten/kota, khususnya ke enam yang dinilai masih memerlukan pendampingan guna mempercepat pemenuhan indikator dan kriteria yang ditetapkan KPK.

Ia menegaskan bahwa Gubernur Kalteng, melalui Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur, menargetkan agar seluruh 13 perwakilan kabupaten dapat memenuhi persyaratan sehingga tidak ada satu pun yang tertinggal dalam penetapan sebagai Percontohan Antikorupsi.

“Hari ini kita akan mendengarkan penyampaian nilai sementara dari tim verifikasi KPK RI. Nilai ini bukan hasil akhir, melainkan pemicu semangat untuk segera menutupi kekurangan,” ujar Eko.

Eko juga mengingatkan bahwa untuk meraih status percontohan, terdapat sejumlah indikator dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Pemerintah bersama tim replikasi kabupaten diimbau lebih proaktif, tidak hanya menunggu arahan, tetapi juga melakukan evaluasi mandiri (self-assessment), mengidentifikasi kelemahan, serta aktif berkoordinasi dengan tim kabupaten maupun provinsi.

Lebih lanjut, Eko menegaskan bahwa predikat Percontohan Antikorupsi bukan hanya sebatas kebanggaan, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar.

yang terpilih harus menunjukkan integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola serta menjadi teladan di wilayah masing-masing.

“Mari kita jadikan kesempatan ini sebagai momentum bersama untuk mewujudkan tata kelola yang bersih dan berintegritas,” pungkasnya.

Lima dengan skor tertinggi ditempati oleh Bahitom () dengan 79,5, disusul Beringin Tunggal Jaya ( Timur) 79,0, Tumbang Malahoi () 77,5, Sabuai ( Barat) 72,0, dan Bagok () dengan 66,0.

Sementara itu, delapan lainnya memperoleh skor di bawah 66, yakni Patas 1 () 65,5, Bukit Sawit () 64,5, Desa Beruta () 62,5, Desa Talio Muara () 62,5, Desa Sungai Udang () 61,5, Desa Kartamulia () 60,0, Desa Bungai Jaya () 48,0, serta Desa Telok () dengan nilai 38,5.

(Sya'ban)

baca juga ...  Disdik Kalteng Apresiasi Inovasi QRIS Bank Kalteng, Dorong Efisiensi Keuangan di Dunia Pendidikan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!