PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah, meski tengah menghadapi pemangkasan dana transfer dari pusat.
“Meskipun di tengah efisiensi anggaran akibat pemangkasan dana transfer ke daerah, pendidikan tetap menjadi prioritas kami,” ujar Agustiar saat memberikan sambutan dalan peresmian UIN Palangka Raya, Jumat, 7 November 2025.
Agustiar mengungkapkan, dalam delapan bulan masa jabatannya, Pemerintah Provinsi Kalteng telah mengalami penurunan anggaran yang cukup signifikan.
“Kami baru delapan bulan menjabat, Pak Kiai (Menteri Agama), suka dukanya banyak. Yang mulanya anggaran kami Rp10,2 triliun, sekarang menjadi Rp5,3 triliun,” ucapnya.
Kendati begitu, Agustiar menilai setiap tantangan pasti membawa hikmah. Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah efisiensi di berbagai lini agar program prioritas tetap berjalan.
“Semua ada hikmahnya. Maka itu, kiat-kiat kami untuk mengantisipasi ya pasti kami ikat pinggang. Kami sampaikan kepada para dinas, kapan perlu pakai rotan,” katanya disambut tawa hadirin.
Sebagai bentuk efisiensi, pemerintah provinsi, kata dia, mulai memangkas biaya perjalanan dinas dan meniadakan pertemuan di hotel.
“Kiat-kiatnya, efisiensi dari perjalanan dinas, pertemuan tidak boleh di hotel lagi, banyak lagi yang lainnya,” ujar Agustiar.
(Syauqi)












