Pembangunan Tak Boleh Fokus di Kota, DPRD Kalteng: Akar Sosial-Ekonomi

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Asdy Narang.

– Anggota Komisi IV DPRD (Kalteng), Asdy Narang, menegaskan tolok ukur kemajuan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada pesatnya pembangunan di kawasan perkotaan. Ia menekankan, sebagai akar sosial dan ekonomi masyarakat, justru harus mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah daerah maupun pusat.

Menurut Asdy, dinamika pembangunan yang tampak di pusat kota sering kali menutupi realitas kebutuhan masyarakat yang jauh lebih mendesak.
“Kita tidak bisa hanya melihat lampu kota yang terang benderang lalu menyimpulkan daerah sudah maju,” ujar Asdy, Kamis, 4 Desember 2025.

Politisi Partai Nasdem itu menuturkan, adalah fondasi dari kemandirian daerah. Tanpa pembangunan yang merata di tingkat , kemajuan daerah hanya bersifat kosmetik dan tidak kokoh.

adalah akar dari struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Jika akar ini rapuh, maka tidak akan ada pembangunan yang benar-benar kokoh,” katanya.

Asdy menambahkan, pemerintah harus berani menggeser fokus pembangunan dengan memberikan intervensi yang lebih konkret kepada . Ia menilai, meski banyak program telah digulirkan, pelaksanaannya belum sepenuhnya tepat sasaran atau tidak disertai pengawasan yang memadai.

Lebih lanjut, Asdy menekankan bahwa investasi di bukan hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

“Membangun tidak cukup dengan jalan dan gedung saja. Kita harus membangun manusianya, pendidikannya, ekonominya, dan kapasitas desanya,” jelas Asdy.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan di tingkat akan berdampak langsung pada stabilitas sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

(Syauqi)

baca juga ...  DPRD Harap Pemprov Kalteng Lakukan Transformasi Ekonomi Menuju Ketahanan Fiskal Imbas Pemangkasan TKD
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!