Warga Keluhkan Akses Jalan Menuju Pantai Ujung Pandaran Jelang Libur Nataru

NARDI/BERITASAMPIT - Objek Wisata Pantai Ujung Pandaran ramai dikunjungi masyarakat saat libur Nataru.

SAMPIT – Pantai Ujung Pandaran di Kabupaten Timur menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat, tidak hanya dari daerah setempat tetapi juga dari berbagai wilayah di . Namun, tingginya minat wisatawan tersebut belum diimbangi dengan kondisi infrastruktur yang memadai, khususnya akses Jalan HM Arsyad menuju kawasan wisata tersebut.

Kerusakan pada ruas Jalan HM Arsyad penghubung Sampit–Ujung Pandaran terus menuai keluhan para pengguna jalan. Hingga saat ini, jalan utama tersebut dinilai belum mendapat penanganan maksimal, padahal sebelumnya kondisi jalan rusak di jalur itu pernah menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga merenggut korban jiwa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik di ruas Sampit–Samuda mengalami kerusakan cukup parah. Permukaan aspal terlihat mengelupas dan membentuk lubang yang membahayakan pengendara, terutama pengendara roda dua.

Situasi menjadi semakin berisiko saat malam hari atau ketika hujan turun, karena lubang-lubang jalan tertutup genangan air dan sulit terlihat. Kondisi tersebut memaksa pengendara mengurangi kecepatan secara tiba-tiba atau melakukan manuver mendadak untuk menghindari kerusakan jalan.

“Kalau libur kami senang ke Ujung Pandaran karena memang wisata nomor satu. Tapi jalannya banyak rusak. Selama ini hanya ada peninjauan, belum terlihat tindakan nyata,” ujar salah seorang warga, Kurniadi, Minggu 28 Desember 2025.

Keluhan serupa juga disampaikan pengendara lain yang mengaku trauma melintasi jalur tersebut. Minimnya rambu peringatan di titik-titik rawan dinilai semakin memperbesar potensi kecelakaan.

Warga juga mengingatkan adanya kejadian kecelakaan fatal di lokasi tersebut. Seorang pengendara dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh saat berusaha menghindari lubang di badan jalan.

“Kami masih ingat kejadian itu. Sampai sekarang belum ada perbaikan yang benar-benar serius. Ini sangat disayangkan,” kata Mahfud.

baca juga ...  Wabup Kotim Serahkan Bantuan Korban Banjir di Desa Hanjalipan

Menurut warga, Jalan HM Arsyad memiliki peran strategis sebagai jalur utama mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, termasuk akses menuju kabupaten tetangga, . Kondisi jalan yang rusak dikhawatirkan semakin membahayakan, terlebih menjelang malam pergantian tahun ketika arus kendaraan menuju kawasan wisata dipastikan meningkat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan tersebut. Perbaikan dinilai mendesak demi keselamatan pengguna jalan dan mendukung sektor pariwisata di Kotim. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!