SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Gebyar Budaya Kabupaten Sukamara Tahun 2025 yang telah berlangsung selama lima hari sejak 27 Desember 2025. Penutupan kegiatan tersebut dirangkai dengan acara malam pisah sambut pergantian tahun 2025–2026 yang dipusatkan di Taman Permata Sukma, Rabu 31 Desember 2025 malam.
Dalam sambutannya, Bupati Masduki menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Gebyar Budaya yang telah dilaksanakan bukan sekadar menjadi ajang hiburan dan pertunjukan seni semata, melainkan merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan seni budaya daerah sebagai jati diri serta kekayaan bangsa.
“Selama beberapa hari terakhir, kita tidak hanya disuguhkan dengan hiburan dan pertunjukan seni, tetapi juga diingatkan akan pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya daerah
sebagai identitas kita bersama,” ujar Masduki.
Ia menegaskan, kegiatan ini sekaligus menunjukkan kekayaan budaya Kabupaten Sukamara yang beragam, bernilai luhur, dan sarat makna.
Melalui Gebyar Budaya Tahun 2025, masyarakat dapat menyaksikan secara langsung semangat para seniman, budayawan, serta generasi muda yang dengan penuh dedikasi menampilkan karya-karya terbaiknya.
Menurut Masduki, hal tersebut menjadi bukti bahwa seni dan budaya di Kabupaten Sukamara terus hidup, tumbuh, dan berkembang seiring dengan dinamika zaman, tanpa kehilangan akar tradisi serta nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi landasannya.
“Pemerintah daerah akan terus mendorong ruang-ruang ekspresi seni dan budaya agar tetap lestari dan mampu menjadi kekuatan dalam memperkuat persatuan, identitas daerah, serta daya tarik Sukamara di masa mendatang,” pungkasnya.
Acara penutupan Gebyar Budaya 2025 dan malam pisah sambut tahun baru berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Sukamara dan sekitarnya yang memadati kawasan Taman Permata Sukma hingga pergantian tahun. (enn)












