SAMPIT – Upaya melarikan diri terduga pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang pelajar SMP di Jalan Tjilik Riwut, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya berakhir. Setelah sempat kabur, pelaku berhasil diamankan aparat di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun Berita Sampit, kecelakaan maut itu melibatkan sebuah mobil Toyota Agya berwarna merah yang diduga langsung melarikan diri usai menabrak korban.
Relawan Forum Sampit Siaga, Chandra, mengungkapkan bahwa kendaraan pelaku mengalami kerusakan pada bagian bemper kiri. Setelah kejadian, mobil tersebut diketahui bergerak ke arah Palangka Raya sebelum akhirnya berhasil dilacak.
“Sudah di amankan PJR Pundu,” ujarnya, Sabtu 17 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa akibat insiden tabrak lari tersebut mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia karena mengalami pendarahan hebat di bagian kepala.
“Informasi korban meninggal akibat pendarahan hebat di bagian kepala. Untuk visual korban tidak saya share karena permintaan keluarga agar di privasi,” bebernya.
Diberitakan sebelumnya bahwa kejadian tersebut terjadi di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kotim. Kejadian itu menyebabkan meninggalnya seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMP.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat berkendara untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendara untuk menghindari kejadian yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
(Utomo)












