LAMANDAU – Tim gabungan mulai melakukan operasi pencarian dan pertolongan pada Senin 9 Maret 2026 pukul 11.45 WIB dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.
Pencarian melibatkan unsur BPBD, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Kepolisian Sektor Delang, masyarakat, serta keluarga korban.
Hendikel mengatakan radius pencarian difokuskan di sekitar titik kejadian dengan jarak sekitar 200 hingga 300 meter mengikuti aliran sungai. Namun proses pencarian harus dihentikan sementara pada pukul 16.43 WIB karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
“Pencarian dihentikan karena hujan deras disertai angin kencang. Selain itu arus sungai juga cukup deras dan berbatu sehingga berisiko bagi tim di lapangan,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan sejumlah peralatan seperti perahu fiber BPBD, perahu karet Basarnas, drone, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan. Hingga akhir pencarian hari pertama, korban masih belum ditemukan.
“Operasi pencarian direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Selasa pagi dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.” Pungkasnya. (andre)












