MTQ Ke-57 dan FSQ Tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Dimulai, Diikuti 294 Peserta

NARDI/BERITASAMPIT - Kegiatan Pembukaan MTQ dan FSQ Kecamatan Mentawa Baru Ketapang di Kelurahan Sawahan.

SAMPIT – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang resmi dibuka pada Jumat 24 April 2026 malam di Kelurahan Sawahan.

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Setda (Kotim) Ekawardhana, anggota DPRD Kotim Angga Aditya Nugraha, serta Muhammad Idi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah.

Ketua panitia yang juga Lurah Sawahan, Abdul Koliq, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ dan FSQ ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran sekaligus menjadi ajang seleksi bagi kafilah yang nantinya akan mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten, provinsi hingga .

“Harapan kami, kegiatan ini bisa melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat bahkan ,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 April 2026, dengan Masjid Al Hidayah Antang Barat sebagai arena utama. Pelaksanaan acara ini juga mendapat dukungan dari DPRD, kelurahan, , masyarakat serta berbagai pihak, termasuk badan usaha yang turut membantu terselenggaranya kegiatan.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti MTQ dan FSQ tahun ini sebanyak 294 orang, terdiri dari 212 peserta MTQ dan 82 peserta FSQ.

Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi delapan kategori, yakni tilawah Al Quran, tahfizh, fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran, karya tulis ilmiah Al Quran, seni vokalis religi seperti gambus, pop religi, hadrah dan rebana, serta pawai taaruf yang telah dilaksanakan pada Kamis 23 April 2026.

Sementara itu Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, mengatakan bahwa MTQ merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan di wilayahnya. Bahkan, sejak tahun 2012 Kecamatan Mentawa Baru Ketapang secara konsisten berhasil meraih juara umum di tingkat kabupaten.

baca juga ...  Gebyar PAUD Hardiknas 2025 di Sampit Meriah, Tampilkan Bakat dan Kreativitas Anak

“Tahun 2026 ini menjadi tantangan bagi kita untuk mempertahankan gelar juara umum yang ke-15 kalinya secara berturut-turut,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, strategi yang dilakukan untuk mempertahankan prestasi tersebut adalah dengan mengikuti seluruh cabang lomba serta melakukan pembinaan intensif kepada para peserta melalui LPTQ.

“Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, bahkan enam bulan sebelum pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten para peserta sudah mulai dilatih oleh pihak yang kompeten,” jelasnya.

Irpansyah juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), karena ia memperhatikan apa yang ditanyakan kepada AI terkait syiar islami jawabannya terkadang tidak sesuai, masyarakat tetap perlu belajar langsung kepada para ulama dan ahli agama agar tidak terjadi kesalahan dalam memahami ajaran Islam.

“Melalui MTQ ini, kita ingin syiar Islam terus menggema di Mentawa Baru Ketapang dan menjadi benteng moral di tengah arus modernisasi,” tandasnya. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!