KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, melontarkan pesan tegas kepada jajaran pejabat yang baru dilantik. Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah kepemimpinan yang harus dibuktikan melalui kerja nyata dan hasil yang dirasakan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat Bupati Seruyan melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat struktural dan fungsional, Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024, serta Kepala Desa terpilih, Senin 10 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Bupati meminta pejabat, khususnya pejabat pimpinan tinggi pratama, memahami secara menyeluruh tugas dan fungsi organisasi yang dipimpinnya. Tidak hanya mengetahui tugas sendiri, tetapi juga memastikan seluruh jajaran di bawahnya bekerja sesuai bidang dan target yang telah ditetapkan.
“Anda adalah seorang pemimpin, seorang leader. Pelajari tugas dan fungsi masing-masing jabatan, koordinasikan, bagi tugas dan pastikan seluruh organisasi dapat bekerja maksimal sesuai nomenklatur dan bidangnya,” tegas Ahmad Selanorwanda.
Bupati bahkan mengibaratkan perangkat daerah seperti sebuah kapal yang sedang berlayar menuju tujuan. Kepala perangkat daerah, kata dia, merupakan kapten yang memiliki tanggung jawab membawa seluruh tim untuk mencapai tujuan pembangunan.
“Kapal itu dibuat bukan untuk bersandar di pelabuhan. Seorang kepala dinas bukan hanya duduk setelah dilantik menjadi kepala dinas. Harus bekerja, merangkul, memberdayakan semua pihak dan menjalankan program-program strategis maupun rutin dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan tidak boleh ada sekat antara aparatur senior dan junior dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, ukuran utama seorang aparatur bukan usia maupun lama bekerja, tetapi kemampuan menjalankan tugas, tanggung jawab dan memberikan kontribusi bagi organisasi.
“Tidak ada urusan usia senior dan junior. Yang terpenting adalah bagaimana menjalankan tugas dan fungsi dengan baik,” katanya.
Tak hanya kepada pejabat, pesan keras juga disampaikan kepada para PNS formasi 2024 yang baru resmi menerima SK pengangkatan. Bupati mengingatkan bahwa menjadi PNS merupakan pilihan pribadi yang membawa konsekuensi berupa tanggung jawab besar terhadap negara dan masyarakat.
“Menjadi PNS adalah pilihan saudara. Bukan pilihan orang tua, bukan pilihan calon mertua dan bukan pilihan asal-asalan,” tegasnya.
Ia meminta para ASN baru membangun karakter, moralitas, disiplin dan semangat pengabdian sejak awal karier. Status sebagai ASN, lanjutnya, harus menjadi momentum untuk memberikan kontribusi nyata, bukan justru menjadi beban organisasi.
Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat dan aparatur agar memegang teguh sumpah jabatan, meningkatkan integritas dan menerapkan nilai-nilai dasar BerAKHLAK. Aparatur diminta menjauhi pungutan liar, gratifikasi, penyalahgunaan narkoba maupun penyalahgunaan kewenangan.
Menurut Ahmad Selanorwanda, seluruh program pemerintah pada akhirnya harus bermuara pada visi dan misi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Seruyan. Karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi, menghilangkan ego sektoral dan membangun birokrasi yang solid.
“Mari kita satukan langkah, tingkatkan integritas dan disiplin, perkuat kebersamaan dan sinergi lintas sektor. Kita bersama-sama membangun Kabupaten Seruyan dari kota hingga ke pelosok desa,” ajaknya.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Seruyan, Wakil Ketua I DPRD Seruyan, unsur Forkopimda, Plh. Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, insan pers, pejabat yang dilantik, PNS penerima SK serta Kepala Desa terpilih beserta keluarga.
(ASY)











