Kisah Pramono, Satpam Perum Wengga Dikenal  Murah Senyum Meninggal Karena Kesentrum Listrik

SAMPIT — Pramono (42), meregang nyawa setelah terkena sentruman dari kabel Bor yang ia pakai saat nyambi kerja sebagai tukang kayu. Dia adalah satpam yang murah senyum kepada warga sekitar perumahan Wengga Jaya Agung.

Pak Pras sapaan akrabnya beberapa tahun ini mengabdikan diri bertugas sebagai satpam perumahan Wengga Jaya Agung berlokasi di Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten (Kotim)

“Kami teman sesama satpam merasa sangat kehilangan sosok almarhum (red-Pramono), dia adalah sosok yang suka bermasyarakat, suka senyum, tegur sapa bersama masyarakat di perumahan Wengga Jaya Agung,” ujar Dedi teman jaga almarhum Pramono semasa hidupnya ketika di jumpai di pos jaga 24, Selasa 15 Oktober 2019 malam.

Disebutkan Dedi, sosok almarhum semasa hidupnya merupakan sosok pekerja keras dan juga sosok yang suka canda tawa bersama rekan kerjanya. Almarhum juga merupakan sosok kepala keluarga dari tiga orang anak yang tinggalnya taat dalam melakukan tugasnya sebagai seorang warga muslim pada umumnya.

“Sosok almarhum ini, orang pekerja keras mas, malamnya ia bertugas sebagai satpam, pagi hari nya ia nyambi jadi tukang kayu, serta menjadi tukang antar barang menggunakan kendaraan Tossa,” sebutnya.

”Kadang ia kesana kemari mengantarkan pesanan kursi atau hasil pesanan warga, terkadang almarhum menerima pesan antar barang sampai ke wilayah Ketapang sana. Dia merupakan sosok teman dan saudara bagi saya pribadi,” tandas Dedi.

Semasa hidupnya sebelum di nyatakan meninggal dunia akibat kesentrum listrik dari kabel bor kayu yang di pakai untuk bekerja, almarhum yang merupakan pendatang dari pulau Jawa, yakni Jawa Timur, daerah Bojonegoro memiliki hobi pelihara burung.

“Kadang almarhum Pramono ini di waktu pagi sering membantu istrinya berjualan di warung tepi Jalan Tjilik Riwut di muara perumahan Wengga Jaya Agung,” cerita Dedi.

baca juga ...  Gudang Toko Kelontongan di Sampit Terbakar Hebat

(im/beritasampit.co.id).

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!