KUALA PEMBUANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 1015/Sampit mendapat perhatian khusus dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes AD yang dipimpin oleh Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, selaku Irdam XII/Tanjungpura. Dalam kunjungannya pada Kamis 6 Maret 2025, Tim Wasev ingin memastikan bahwa program TMMD berjalan sesuai target dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.
Kedatangan Tim Wasev disambut hangat oleh Dansatgas TMMD, Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata, Wakil Bupati Seruyan H. Supiyan, serta unsur Forkopimda. Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas memaparkan progres pembangunan di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, mulai dari sasaran fisik hingga program pemberdayaan masyarakat.
Dukungan Penuh Masyarakat, Gotong Royong Jadi Kunci
DALAM pemaparannya, Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata menegaskan bahwa program TMMD ke-123 mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga dalam membangun infrastruktur serta program nonfisik terus terjalin erat.
“Kami memastikan bahwa semua program berjalan optimal. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar hasil TMMD bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Dansatgas.
Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang pun mengapresiasi pencapaian TMMD ke-123 di wilayah Kodim 1015/Sampit. Menurutnya, program ini harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi warga setempat.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi bagaimana manfaatnya bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Brigjen TNI Febriel.
Setelah menerima paparan, Tim Wasev langsung turun ke lapangan untuk meninjau progres pembangunan dan berdialog dengan warga. Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam memastikan bahwa TMMD benar-benar memberikan perubahan positif bagi daerah terpencil.
Gotong royong, sinergi, dan komitmen untuk membangun—itulah semangat TMMD ke-123!
(ASY)












