PULANG PISAU – Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Arianson, menyebut Sekolah Lansia Barigas di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, sebagai simbol peradaban yang menghormati generasi tua. Hal ini ia sampaikan usai menghadiri peluncuran sekolah tersebut, Kamis 17 April 2025.
Menurut Legislator Golkar asal Dapil I (Kahayan Hilir, Jabiren Raya, Kahayan Tengah, Banama Tingang), pendidikan bagi warga lanjut usia bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata dari keadilan sosial dan penghormatan atas jasa-jasa mereka di masa lalu. “Lansia itu pilar sejarah. Ketika mereka diberi ruang untuk terus belajar, maka kita sedang menjaga akar dari kehidupan itu sendiri,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Sekolah Lansia Barigas adalah contoh nyata inovasi desa dalam mendukung program nasional dan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.
Arianson menilai, materi pembelajaran yang disiapkan seperti kesehatan, agama, kewirausahaan, hingga permainan edukatif, akan sangat membantu meningkatkan kualitas hidup para peserta didik lansia.
Ia juga mengajak seluruh desa di Pulang Pisau untuk meniru langkah Desa Bukit Rawi yang berani dan peduli. “Ini bukan sekadar program, ini gerakan sosial. Saya mendukung penuh jika sekolah lansia dijadikan model pembangunan desa berbasis kemanusiaan,” tegasnya.
Sebagai penutup, Arianson berpesan kepada keluarga dan masyarakat agar terus menyemangati para lansia agar aktif dalam kegiatan belajar.
“Kita rawat mereka, sebagaimana dulu mereka membesarkan kita,” katanya. (ds)












