KUALA KAPUAS – Untuk memperkuat layanan kesehatan primer, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menggelar Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke bagi dokter dan perawat di Palangka Raya, Sabtu 26 April 2025.
Pelatihan yang berlangsung sejak 21 hingga 26 April 2025 di Hotel Aquarius Boutique, Palangka Raya ini diikuti 30 peserta, terdiri dari dokter dan perawat perwakilan seluruh Puskesmas di Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Dinas Kesehatan Kapuas dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Palangka Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, secara resmi membuka kegiatan tersebut, didampingi Kepala Bidang P2P dr. H. Ahmad Haspiani, serta Kepala Bapelkes Palangka Raya, Idayati.
Dalam sambutannya, dr. Tonun menegaskan pentingnya puskesmas sebagai garda terdepan dalam pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan awal pasien stroke di masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan program penanggulangan stroke yang terukur dan tertib, mulai dari kepatuhan terhadap SOP, evaluasi, dokumentasi, hingga pelaporan melalui jalur resmi yang telah ditentukan. Semua itu menjadi bagian penting untuk meningkatkan efektivitas layanan kesehatan dan menekan angka komplikasi stroke.
Tidak hanya membuka acara, Kepala Dinas Kesehatan juga turut menjadi narasumber dalam pelatihan tersebut. Selain itu, pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Kementerian Kesehatan dan organisasi profesi, meliputi dokter spesialis neurologi, syaraf, gizi klinis, kejiwaan, hingga rehabilitasi medik.
Dinas Kesehatan Kapuas berharap, melalui pelatihan ini, seluruh tenaga kesehatan di layanan primer dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan, khususnya dalam memberikan penanganan cepat dan tepat bagi pasien stroke, demi menekan angka kejadian dan memperbaiki prognosis pasien di wilayah Kapuas. (ds)












