PANGKALAN BUN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin memberikan Penghargaan kepada dua perusahaan yang telah berpartisipasi menurunkan angka pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan.
Penghargaan tersebut di serahkan oleh Wakil Bupati Kobar Suyanto pada acara pembukaan Job Fair Kolaborasi. Adapun dua perusahaan tersebut yakni CBI grop dan PT. Korintiga Hutani.
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotawaringin Barat Yudhi Hudaya mengatakan , pemberian penghargaan tersebut sebagai apresiasi pemerintah daerah kepada perusahaan swasta yang selama ini telah membantu dalam penyediaan lapangan pekerjaan.
“CBI Grop dan PT. Korintiga Hutani merupakan dua perusahaan yang banyak berpartisipasi dalam mengurangi angka pengangguran, dimana dari mekanisme akad dari kedua perusahaan tersebut telah menyerap 5000 tenaga kerja,” kata Yudhi Hudaya.
Namun demikian Lanjut Yudhi , setiap tahun dengan bertambahnya jumlah penduduk maka angka pencari kerja pun bertambah, untuk itu pemerintah daerah pun berkolaborasi dengan pihak perusahaan dalam rangka menyediakan lapangan pekerjaan.
“Kesempatan bekerja yang terbuka saat ini bukan saja untuk lokal saja, tetapi juga skala global. Saat ini ada 20 pekerja asal Kobar telah di berangkatkan ke Jepang , ini bukti pencari kerja asal Kobar mampu bersaing di tingkat Internasional karena untuk bisa lolos bisa bekerja ke Jepang itu sangat ketat,” ujar Yudhi Hudaya.
Menurut Yudhi, 20 orang pekerjaan yang lolos berangkat ke Jepang ini sebagai motivasi bagi pencari kerja lainnya agar mampu mengembangkan diri dengan menambah ilmu pengetahuan.
Yudhi pun mengakui, saat ini tantangan terbesar bagi pemerintah daerah harus menyediakan lapangan pekerjaan bagi 10 ribu siswa SMK yang baru lulus sehingga pemerintah daerah pun akan terus berkolaborasi untuk mengurangi angka pengangguran tersebut .
“Kami siap memfasilitasi agar 10 ribu siswa SMK yang baru lulus ini bisa langsung bekerja, akan tetapi harus di dukung oleh kompetensi para siswa itu sendiri dan diharapkan para siswa ini memiliki pengetahuan dan skill yang mumpuni, karena begitu lulus mereka harus mampu menghadapi dunia kerja, mengingat kualitas SDM itu merupakan aset terpenting bagi kemajuan suatu perusahaan,” pungkas Yudhi Hudaya. (man)












