Ribuan Doa Mengiringi Kepulangan 278 Jamaah Haji , Satu Diantaranya Wafat di Tanah Suci

DENNY/BERITASAMPIT - Penyambutan 278 jamaah haji asal Kabupaten oleh Asisten III Setda, Sekretaris DPRD , Kepala BPKAD dan Kabag Kesra, serta Kepala Kanwil Kemenag Kalsel.

KUALA – Isak haru dan syukur mewarnai kepulangan 278 jamaah haji asal Kabupaten yang tiba dengan selamat di Embarkasi Haji Banjarmasin, Banjarbaru, Kamis dini hari 19 Juni 2025. Meski penuh suka cita, kabar duka turut menyelimuti kedatangan mereka karena satu jamaah dilaporkan wafat saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Jamaah asal tergabung dalam Kloter 3 bersama jemaah dari Kabupaten . Mereka disambut hangat oleh jajaran yang dipimpin oleh Asisten III Setda, Fery Noah, didampingi Kepala BPKAD Marlina dan Kabag Kesra Robby Cahyadi. Prosesi penyambutan turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi , H. Muhammad Tambrin.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral, Bupati H. Wiyatno memberikan tali asih berupa uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap jamaah. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada ketua rombongan dan kemudian didistribusikan ke seluruh anggota regu.

“Ini adalah wujud perhatian dan rasa syukur dari Bupati kepada para jamaah haji yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima dengan selamat. Semoga semua menjadi haji yang mabrur dan membawa berkah bagi keluarga serta daerah,” ujar Fery Noah yang juga mantan Sekretaris .

Usai seremonial penyambutan, rombongan diberangkatkan menuju menggunakan 10 unit bus yang telah disiapkan oleh Pemkab . Pengawalan ketat dari Polres dan Dinas Perhubungan turut mengamankan perjalanan, didukung armada ambulans dari Dinas untuk antisipasi kondisi darurat.

Perjalanan dari Embarkasi Banjarmasin ke memakan waktu sekitar 1,5 jam. Rombongan tiba di halaman Masjid Agung Al Mukarram sekitar pukul 08.30 WIB, disambut hangat oleh keluarga dan kerabat yang telah menanti dengan penuh kerinduan sejak fajar.

baca juga ...  Tragedi Longsor Tambang Emas Kapuas, Pemprov Kalteng: "Ini Alarm Keras, Stop Tambang Ilegal!"

Kepulangan para jamaah ini menjadi momentum penuh makna bagi warga , menandai berakhirnya perjalanan spiritual yang sakral. Meski kehilangan satu jiwa dalam rombongan, semangat kebersamaan dan kekhusyukan tetap terjaga, menjadi pelajaran tentang keikhlasan dan keteguhan iman. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!