PULANG PISAU – Momentum bulan Muharram menjadi berkah bagi ratusan anak yatim dan difabel di Kabupaten Pulang Pisau. Sebanyak 330 paket sembako dibagikan oleh Kementerian Agama (Kemenag) bersama Baznas, Lazismu, dan Lazisnu untuk memperingati Lebaran Yatim dan Difabel yang jatuh pada Jumat 4 Juli 2025 lalu, bertepatan dengan 8 Muharram 1447 H.
Kegiatan sosial ini digagas oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag RI melalui Kantor Kemenag Pulang Pisau sebagai bentuk kepedulian dan peringatan hari istimewa bagi anak yatim. Penyaluran paket sembako difokuskan di sejumlah kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Pulang Pisau Rahli merinci, total paket sembako yang berhasil dikumpulkan dan disalurkan berjumlah 330 paket, terdiri dari 150 paket dari Kemenag, 100 paket dari Baznas, 50 paket Lazismu, dan 30 paket dari Lazisnu.
Kepala Kantor Kemenag Pulang Pisau H Kusnan Fatkhudin menegaskan, bulan Muharram merupakan waktu penuh keberkahan, terutama pada 10 Muharram atau Hari Asyura, yang diyakini memiliki keutamaan luar biasa bagi mereka yang memperbanyak amalan kebaikan, termasuk bersedekah.
“Siapa yang bersedekah di bulan Muharram, khususnya pada 10 Muharram, maka Allah SWT akan meluaskan rezekinya dalam setahun ke depan. Ini keutamaan yang sangat besar untuk kita raih bersama,” jelas Kusnan dalam keterangannya, Minggu 6 Juli 2025.
Kusnan menambahkan, selain sedekah, amalan lain yang dianjurkan pada 10 Muharram adalah puasa Asyura, memperbanyak doa, dan menyantuni anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan meneladani sunnah Rasulullah SAW.
Sementara Ketua Baznas Kabupaten Pulang Pisau Asrianoor mengungkapkan, pihaknya menyalurkan 100 paket sembako yang dibagikan ke sejumlah titik, di antaranya Kelurahan Pulang Pisau 35 paket, Desa Hanjak Maju 15 paket, Kecamatan Maliku 20 paket, Kecamatan Banama Tingang 20 paket, dan Kecamatan Kahayan Kuala 20 paket.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban anak-anak yatim dan keluarga mereka, serta menjadi amal jariyah bagi para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas,” tutur Asrianoor yang didampingi pimpinan dan pelaksana Baznas Pulang Pisau.
Selain sebagai bentuk solidaritas sosial, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan menegaskan pentingnya berbagi pada sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan, di bulan penuh keberkahan seperti Muharram. (ds)












