Sekolah di Masih Kekurangan Fasilitas, DPRD Soroti Peran Dinas Pendidikan

BITRO/BERITASAMPIT- Wakil Ketua II DPRD H. Wiwin Susanto.

KASONGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah meminta Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan agar segera melengkapi fasilitas ekstrakurikuler di seluruh sekolah, termasuk sekolah yang berada di terpencil.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten , H Wiwin Susanto mengatakan, fasilitas ekstrakurikuler yang memadai sangat penting untuk menunjang pengembangan minat, bakat, dan karakter positif siswa sejak usia dini. Ia menilai, kegiatan ekstrakurikuler saat ini telah menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran siswa, bahkan telah masuk sebagai mata pelajaran pilihan wajib di sekolah.

“Beberapa tahun terakhir, semua sekolah sudah menerapkan kegiatan ekstrakurikuler. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan semua fasilitas pendukungnya terpenuhi,” ungkap Wiwin pada Kamis 10 Juli 2025.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah pedesaan yang belum memiliki sarana ekstrakurikuler yang layak. Beberapa sekolah bahkan belum memiliki lapangan maupun ruang kegiatan seni.

“Lapangan , voli, tenis meja, bulu tangkis, hingga sanggar tari masih sangat minim. Padahal semua fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler siswa,” kata Wiwin.

Selain infrastruktur fisik, Wiwin juga menyoroti kurangnya alat latihan, instruktur berkualitas, dan ruang-ruang pembinaan untuk bidang seni, musik, dan sains. Ia menilai, pendampingan dari tenaga profesional sangat penting agar potensi siswa dapat berkembang secara optimal.

“Anak-anak perlu bimbingan yang tepat, bukan sekadar kegiatan pengisi waktu. Harus ada pembinaan berkelanjutan yang bisa menumbuhkan prestasi di luar akademik,” ujarnya.

DPRD, kata Wiwin, berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret agar semua sekolah, termasuk yang berada di pelosok, bisa memiliki akses terhadap fasilitas ekstrakurikuler yang setara. Hal ini penting untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh siswa di Bumi Penyang Hinje Simpei.

baca juga ...  Rimbun Minta Pengelolaan Sawit Sitaan Satgas PKH Libatkan Masyarakat Kotim dan Koperasi Lokal

“Kami minta Pemkab melalui Dinas Pendidikan segera mencarikan solusi. Supaya selain ilmu di kelas, anak-anak kita juga bisa mengasah bakat dan membentuk karakter positif sejak dini,” pungkasnya.

(Bitro)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!