KUALA KURUN – Semangat mendukung program swasembada pangan nasional kembali terlihat di tingkat desa. Kepala Desa Tumbang Mantuhe, Darsilo, memimpin langsung kegiatan tanam jagung bersama masyarakat di lahan seluas satu hektare miliknya, Selasa 29 Juli 2025.
Kegiatan yang melibatkan puluhan masyarakat, perangkat desa, dan Bhabinkamtibmas. Menariknya, lahan yang digunakan merupakan milik pribadi sang kepala desa yang dihibahkan secara sukarela untuk dikelola bersama guna mendukung ketahanan pangan desa. Legalitas lahan tercatat melalui Surat Pernyataan Tanah (SPT).
Secara swadaya, masyarakat menanam satu bungkus bibit jagung hibrida varietas BISI-18 seberat 2.500 gram dan tiga bungkus jagung manis. Kebersamaan dan semangat gotong royong tampak jelas saat seluruh peserta bahu-membahu menanam bibit ke lubang-lubang tanam yang telah disiapkan.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai contoh nyata sinergi antara pemimpin lokal, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas adalah bentuk dukungan dan pengawalan agar kegiatan berjalan aman dan lancar. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat sejahtera, maka situasi kamtibmas juga akan terjaga,” ungkapanya.
Sementara itu, Kades Tumbang Mantuhe, Darsilo, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai pemimpin dalam mendorong kemandirian warga.
“Jangan sampai kita punya lahan tapi tidak dimanfaatkan. Ini langkah kecil dari kami di Desa Tumbang Mantuhe untuk berkontribusi dalam program swasembada pangan nasional,” bebernya.
Melalui program ini, diharapkan kebun jagung yang dikelola bersama tidak hanya menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian dan mempererat kebersamaan masyarakat desa. (ale)












