KUALA KAPUAS – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Siti Sanlah Wiyatno, menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan guru dalam menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang sehat bagi anak-anak. Hal itu ia sampaikan saat membuka seminar peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, di Aula Rumah Jabatan Bupati Kapuas.
Seminar tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kapuas dan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Momen ini sekaligus menjadi ajang pelantikan Pengurus PGRI Kapuas masa bakti 2025–2030 beserta jajaran perangkat organisasinya.
Siti Sanlah menekankan bahwa keluarga dan pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan karakter generasi muda.
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Maka keluarga dan sekolah harus berjalan beriringan agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” ujarnya, Jumat 1 Agustus 2025.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang dinilai tidak hanya mengemban tugas mengajar, tetapi juga mendidik dengan cinta dan keteladanan. Menurutnya, peran guru sangat strategis dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini hingga remaja.
Kegiatan seminar ini mengangkat isu-isu penting seputar penguatan peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak, pencegahan kekerasan terhadap anak, hingga literasi pola asuh di era digital. Para peserta yang terdiri dari tenaga pendidik, kader PKK, dan orang tua tampak antusias menyimak pemaparan dari para narasumber.
Ketua PGRI Kabupaten Kapuas yang baru dilantik dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen organisasi untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk PKK, dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Acara ini menjadi refleksi sekaligus ajakan bagi semua elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Harganas dan HAN bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat peran keluarga dan pendidikan dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dengan suasana kekeluargaan yang kental, kegiatan ditutup dengan ucapan selamat kepada para pengurus PGRI terpilih, disertai harapan agar masa bakti lima tahun ke depan mampu membawa kemajuan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kapuas. (ds)












