PALANGKA RAYA – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menekankan agar DWP terus memperkuat peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Lomba Paduan Suara DWP Provinsi Kalteng Tahun 2025 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis, 21 Agustus 2025.
Menurut Aisyah, DWP bukan hanya sekadar organisasi yang menaungi istri pegawai negeri, melainkan wadah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan kapasitasnya, DWP dinilai bisa menjadi motor penggerak kegiatan sosial, budaya, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan di Kalteng.
“DWP harus hadir sebagai organisasi yang produktif, kreatif, dan inovatif. Tidak hanya mendampingi suami, tetapi juga berperan dalam pembangunan masyarakat, baik melalui kegiatan sosial maupun pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar Aisyah.
Ia menambahkan, tantangan pembangunan di Kalteng yang luas dan beragam memerlukan dukungan dari berbagai elemen, termasuk dari kalangan perempuan yang tergabung dalam DWP.
Dengan kebersamaan dan komitmen, DWP diyakini mampu ikut memperkuat fondasi pembangunan daerah.
“Peran ibu-ibu sangat besar dalam menggerakkan keluarga dan lingkungan. Kalau setiap keluarga di Kalteng bisa berdaya, maka daerah ini akan semakin kuat. Karena itu, mari kita jadikan DWP sebagai bagian dari solusi pembangunan,” katanya.
Melalui Lomba Paduan Suara, Aisyah juga mengingatkan bahwa kegiatan seni dan budaya merupakan salah satu cara memperkuat kebersamaan dan mempererat solidaritas antaranggota.
Menurutnya, suasana harmonis di internal organisasi akan menciptakan energi positif untuk terus berkarya dan mendukung pembangunan daerah.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya jadi ajang kreativitas, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kebersamaan di antara kita semua,” tandasnya.
(Sya'ban)












