PULANG PISAU – Suasana Pasar Patanak yang kian sepi membuat para pedagang sayur meluapkan keresahan mereka langsung di hadapan Wakil Bupati Pulang Pisau H Ahmad Jayadikarta saat sidak pada Minggu 31 Agustus 2025. Mereka mengaku omzet menurun drastis sejak sebagian pedagang memilih membuka lapak di Jalan Tinggang Menteng.
“Sejak ada yang jualan di luar, pembeli berkurang banyak. Kami ingin mereka diarahkan kembali ke pasar ini supaya dagangan kami bisa laku lagi,” ujar salah seorang pedagang yang ditemui Wabup bersama Sekda Pulang Pisau Tony Harisinta.
Fenomena pedagang berjualan di luar kawasan resmi pasar disebut pedagang menjadi penyebab utama turunnya jumlah pengunjung. Pasar yang dulunya ramai, kini mulai ditinggalkan pembeli yang memilih berbelanja di lapak pinggir jalan.
Menanggapi keluhan itu, Wabup Jayadikarta tidak tinggal diam. Ia menyarankan agar para pedagang membuat surat resmi kepada Camat Kahayan Hilir sebagai dasar permohonan agar pedagang di luar diarahkan kembali bergabung di Pasar Patanak.
“Saya sudah dengar langsung dari pedagang. Aspirasi ini penting, tapi tentu harus ditempuh dengan jalur resmi supaya bisa ditindaklanjuti. Silakan buat surat, nanti akan kita koordinasikan,” tegas Wabup.
Selain mendengarkan keluhan, Wabup juga menyempatkan diri memantau kondisi harga kebutuhan pokok di pasar tersebut. Dari hasil pengecekan, harga sejumlah komoditas masih terpantau stabil, tidak ada lonjakan yang berarti.
Menurutnya, kestabilan harga dan ketersediaan stok sangat penting agar masyarakat merasa tenang dalam berbelanja, terlebih menjelang bulan-bulan akhir tahun yang biasanya rawan kenaikan harga.
“Harapan kita, pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman, pembeli merasa puas, dan pasar kembali hidup seperti dulu,” tambahnya sembari berjanji akan membawa persoalan ini ke pembahasan lebih lanjut di tingkat pemerintah daerah. (ds)












